Connect With Us

Warga Masih Antre Panjang dan Dimintai KTP untuk Beli Gas 3 Kg di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Rabu, 5 Februari 2025 | 13:58

Antrean panjang gas elpiji 3 Kg di agen gas Cibodas, Kota Tangerang, Rabu 05 Februari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Antrean panjang warga untuk membeli gas elpiji 3 Kg masih terjadi di agen gas Kota Tangerang, Selasa 05 Februari 2025. Mereka juga masih dimintai KTP untuk membeli satu tabung gas.

Padahal sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat ke Kota Tangerang, sudah mengumumkan gas subsidi tersebut bisa kembali dijual di pengecer dan tanpa perlu menggunakan KTP.

Pantauan di agen gas Jalan Palem Raya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, puluhan warga yang didominasi wanita dan orang tua ini tampak datang silih berganti.

Lokasi pangkalan gas yang berada persis di bibir jalan raya, terkadang membuat arus lalu lintas tersendat.

Di sisi lain, warga pun setelah mendapatkan gas elpiji 3 Kg, diminta oleh pengelola agen untuk memberikan foto KTP sebagai bentuk pendataan.

"Tadi pagi sempat, berargumen hanya sebentar masalah domisili, karna kita sudah antre ya. Kita berdebat sedikit ke pihak petugas agen," ujar Siti Rohimah.

Rohimah mengaku sudah mencoba ke pangkalan gas di dekat rumahnya. Namun ternyata gas 3 Kg tidak tersedia. Kemudian mendatangi pangkalan lain hingga rela antre lama.

"Bukan susah lagi, bikin repot juga ya. Saya tinggal di Cibodas, ada pangkalan tapi stok gas kosong. Sudah dua kali balik, masih kosong. Makanya muter sampai ketemu di sini," katanya.

Rohimah berharap kembali dimudahkan untuk mendapat gas 3 Kg. Ia memaklumi jika harus antre, karena banyak warga datang dan harus menyerahkan KTP saat pembelian, sehingga pelayanan melambat.

"Kebijakannya kan untuk mempermudah, ya mungkin ini juga karena pertama ya. Mudah-mudahan besok-besok jadi lancar lagi, gampang nyarinya, enggak pakai antre begini," ungkap dengan nada kesal.

Budi Setiawan, pemilik agen gas elpiji Cibodas menyampaikan, ketersediaan stok hari ini terhambat akibat proses pendistribusian.

"Tadi sudah memberikan solusi kepada warga, saya arahin ke agen gas elpiji, wilayah Jalan Betet, Perum. Namun warga enggan mengikuti, lebih rela menunggu di sini," ujar Budi.

Dirinya berharap antrean panjang ini tidak berlangsung lama.

"Saya sudah mendapatkan informasi, besok setiap agen gas sudah menyediakan gas elpiji, bagi yang sudah mengurus NIB," imbuhnya.

BANTEN
Kapal Vietnam Kepergok Selundupkan Sisik Trenggiling Rp46,8 Miliar di Perairan Merak Banten

Kapal Vietnam Kepergok Selundupkan Sisik Trenggiling Rp46,8 Miliar di Perairan Merak Banten

Jumat, 10 April 2026 | 20:39

Upaya penyelundupan 780 kilogram sisik trenggiling dari kapal asing MV Hoi An 8 berbendera Vietnam digagalkan Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten di perairan Tanjung Sekong, Merak, Kota Cilegon.

TANGSEL
Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Pemkot Tangsel di 2027

Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Pemkot Tangsel di 2027

Minggu, 12 April 2026 | 15:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memfokuskan penanganan banjir hingga sampah pada dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill