Connect With Us

Ribuan Umat Hindu Hadiri Ritual Adhi Tiruwila di Kota Tangerang

| Minggu, 24 Juli 2011 | 18:04

Umat Hindu melaksanakan ritual suci Adhi Tiruwila di kuil Shry Bathra Kaliamman, Komplek Puri Metropolitan Krisan Asri V, Blok B3 No. 20, Kelurahan Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (24/7) ( / )

TANGERANG-Sekitar 1.500 umat Hindu dari dalam dan luar negeri menghadiri ritual suci Adhi Tiruwila atau disebut Durga Puja di kuil Shry Bathra Kaliamman, Komplek Puri Metropolitan Krisan Asri V, Blok B3 No. 20, Kelurahan Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (24/7). Ritual ini dilaksanakan agar bangsa dan Negara Indonesia terhindar dari musibah dan masalah negara yang terjadi saat ini.
 
Upacara ritual keagamaan yang dipimpin oleh gurukal Thaya Rajabal ini berlangsung meriah. Selain dihadiri umat hindu dari berbagai daerah di Indonesia, juga dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Sri Lanka, India dan Australia.
 
Menurut Ketua Pelaksana Acara yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Agama Hindu Pusat As Kobalen, ritual "Adhi Tiruwila" ini merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia khususnya warga Indonesia dari kondisi bangsa yang saat ini semaki buruk.
 
“Kita melihat tren bangsa saat ini semakin buruk, pemimpin kita sedang dalam keraguan. Jadi kita sebagai umat Hindu yang diakui di Indonesia minimal membantu dengan berdoa agar kembali ke kondisi pemerintahan yang lebih baik,” ungkapnya.
 
Kobalen mengatakan, ritual dilaksanakan sejak Jumat (22/7) kemarin hingga puncak acaranya pada Minggu (24/7), hari ini. Sebelum melakukan ritual Adhi Tiruwila, kata Kobalen, umat biasanya Hindu melakukan tirakat puasa selama 24 hari, tidak melakukan hubungan seksual, tidak makan semua jenis daging dan garus tinggal di tepat yang bersih.
 
Kemudian juga melakukan Nazar dengan berjalan di Bara api, tusuk lidah, naik golok dan menusuk badan dengan kail yang telah digantung dengan jeruk nipis. “Serta menjujung tungku susu suci sebagai ungkapan bayar nazar atas niat sucinya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Kobalen.
 
Sedangkan dalam upacara Adhi Tiruwila, lanjut Kobalen, dilakukan ritual mengangkat Mahkota Dewi Durga yang dibuat sedemikian rupa dari Daun Intaran dan 3 warna bunga, yakni merah, kuning serta putih.
 
Kobalen menambahkan, dalam upacara ini para umat yang hadir juga diminta agar menghargai umat yang berbeda agama, seperti bertoleransi terhadap kaum muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa pada Bulan Agustus besok. “Pada bulan Ramadan besok kita juga ikut campur, ritual besar ini yang biasanya kita lakukan dengan suara keras nanti kita lakukan dengan pelan agar tidak menganggu ibadah umat muslim,” katanya.(RAZ)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill