Connect With Us

Pemkot Tangerang Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar Lewat On the Job Training

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Februari 2025 | 21:13

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin saat meninjau PT Yasunli Abadi Utama Plastik di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, untuk pelaksanaan program On the Job Training, Rabu 19 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar program On the Job Training (OJT) sebagai upaya mendorong penyerapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dalam program ini, Pemkot bekerja sama dengan perusahaan swasta, salah satunya PT Yasunli Abadi Utama Plastik di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, untuk memberikan pelatihan dan magang kepada pencari kerja.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menyampaikan untuk mendorong para tenaga kerja di Kota Tangerang agar bisa bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada, perlu adanya jembatan antara kondisi eksisting tenaga kerja dengan persyaratan yang dibutuhkan pasar kerja.

"Di sinilah, Pemkot hadir untuk memfasilitasi agar ada kesesuaian antara persyaratan kerja yang dibutuhkan oleh pasar kerja (perusahaan) dengan kondisi eksisting para Pencaker yang ada," tuturnya Rabu 19 Februari 2025.

Upaya tersebut, tutur Pj, salah satunya dilakukan lewat program OJT. 

"Jadi, para tenaga kerja ini nanti kami latih melalui program magang langsung di perusahaan selama satu bulan. Hari ini, saya melihat langsung rencana pemagangan program OJT masyarakat Kota Tangerang di perusahaan ini," imbuhnya.

Nurdin juga menerangkan program OJT tersebut akan menyasar total 500 orang.

"Yang terdiri dari 30 angkatan. Ini adalah upaya kami khususnya untuk para Pencaker agar dapat memilliki pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Tangerang," terangnya.

Sementara itu, Jouw Firmawan, Komisaris PT Yasunli Abadi Utama Plastik, menyambut baik inisiasi Pemkot untuk bekerjasama dengan pihaknya terkait program OJT tersebut.

"Terus terang saja kita sebagai Warga Negara Indonesia, kita mau penduduk Indonesia itu maju dan bisa mengurangi pengangguran. Dan dengan program OJT dari Pemkot ini, saya kira lebih bagus daripada program-program bantuan langsung yang akhirnya cepat habis," jelasnya.

Lewat OJT, pencari kerja akan mempunyai skill dan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. "Untuk itu, trainer-trainer serta fasilitas inhouse dari kami siap untuk membantu," ucap Jouw.

Pihaknya pun dengan senang hati menerima, karena dengan OJT ini setidaknya bisa mengurangi waktu untuk mencari tenaga kerja.

"Yang terpenting, kami bisa langsung tahu kompetensi dan kualifikasi dari para peserta OJT," pungkasnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill