Connect With Us

Pemkot Tak Jadi Turunkan Spanduk Cagub, Panwaslu Kota Tangerang Kecewa

| Jumat, 5 Agustus 2011 | 17:11

Ikon Pilkada Gubernur Banten. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Panwaslu Kota Tangerang yang rencananya akan melakukan penertiban atribut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten di Jalan-jalan protokol berama Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Permananan (DKP) dan Kesbangpol pada hari ini, batal dilakukan.

Pasalnya, ketiga instansi yang sepakat melakukan penertiban bersama Panwaslu itu ternyata tidak hadir.

 Batalnya penertiban ini pun membuat Panswaslu kecewa karena merasa tidak dianggap sebagai  lembaga penyelenggara pemilu. Padahal sebelumnya, ketiga instasni tersebut sudah sepakat akan melakukan penbertiban bersama Panwaslu pada hari ini.
 
“Saya kecewa sekali. Padahal pada Selasa (2/8) lalu, kita sudah rapat dengan Satpol PP, DKP dan Kesbangpol untuk berkoordinasi masalah penertiban. Mereka pun sepakat untuk melakukan penertiban atribut pada hari ini. Namun sudah ditunggu dari jam 15.00 sampai 16.00 WIB, pihak mereka tidak ada yang datang tanpa alasan. Jadi rencana hari ini dibatalkan,” ungkap Ketua Panwaslu Kota Tangerang Wahyul Furqon, jumat (5/8).
 
Saat ditanya apakah ada indikasi ketakutan ke tiga intansi tersebut karena salah satu calon Guberbnur adlah Kepala Daerah setempat, Wahyul mengaku tidak mengetahui hal tesebut.

Namun menurutnya, penertiban atribut wajib dilakukan karena punya acuan yang jelas, yakni Perda Kebersihan Ketertiban dan Keindahan (K3). Serta UU No 12/ 2008 dimana ada larangan bagi calon maupun pasangan Gubernur memasang alat peraga di jalur protokol yang bukan pada waktu kampanye.

 “Dimana dapat kita lihat, banyak spanduk cagub yang dipasang bukan ditempat semestinya. Itu jelas melanggar aturan pemerintah yang sudah mereka buat sendiri. Harusnya ini kewajiban mereka untuk menertibkan,” ucapnya.

 Kekecewaan yang sama juga diungkapkan aparat kepolisian dan Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain yang menjadi undangan dalam kesepakatan penertiban alat peraga Cagub dan Cawagub tersebut. “Sudah dua jam saya menunggu di sini. Dari pada menunggu yang tidak pasti, mending saya mengerjakan urusan saya di kantor KPU,” keluh Syafril.(RAZ)
 

TANGSEL
Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58

Arus kedatangan warga dari berbagai daerah diperkirakan meningkat seiring banyaknya orang yang mencoba mengadu nasib di wilayah perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KOTA TANGERANG
Volume Sampah di Kota Tangerang Tembus 1.902 Selama Lebaran 

Volume Sampah di Kota Tangerang Tembus 1.902 Selama Lebaran 

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:28

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mencatat total 8.532 ton sampah selama periode Lebaran 2026 yang berhasil ditangani sehingga tidak terjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill