Connect With Us

Komisi III Dorong Peningkatan PAD Melalui Perbaikan Pelayanan Publik

Redaksi | Rabu, 30 April 2025 | 20:10

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Komisi III DPRD Kota Tangerang menegaskan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diiringi dengan perbaikan dan inovasi pelayanan publik. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti, mengungkapkan bahwa salah satu fokus pihaknya adalah mendorong optimalisasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang terkait langsung dengan pendapatan daerah. 

Di antaranya Perumda Tirta Benteng (TB), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), dan OPD lainnya.

“Kalau untuk Komisi III memang fokus pada kinerja OPD yang terkait dengan pendapatan daerah. Kami ingin memastikan bahwa capaian PAD terus meningkat, tapi tidak mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Sumarti.

Salah satu sorotan adalah kinerja Perumda Tirta Benteng yang dinilai masih memiliki pekerjaan rumah besar, khususnya dalam penyelesaian sambungan rumah (SR) untuk layanan air bersih.

“Perlu percepatan dalam penyelesaian SR. Ini tidak hanya berdampak pada layanan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi potensi peningkatan pendapatan daerah. Ketika akses air bersih meluas, maka penerimaan dari sektor ini juga meningkat,” jelasnya.

Selain itu, Sumarti juga menyoroti langkah-langkah inovatif dari Dinas Perkimtan yang dinilai berhasil membuka sumber pendapatan baru, salah satunya melalui layanan sedot WC yang mampu menjangkau wilayah padat penduduk.

"Layanan baru sedot WC ini cukup efektif karena mampu menjangkau lingkungan padat penduduk, termasuk gang-gang kecil yang sebelumnya sulit diakses oleh layanan konvensional. Ini bentuk pelayanan yang nyata dan juga berdampak pada peningkatan PAD,” tambahnya.

Menurutnya, layanan ini tidak hanya mendatangkan pemasukan, tapi juga berdampak sosial dengan menyerap tenaga kerja lokal serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. 

“Program ini bukan hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga mendorong pemberdayaan SDM lokal. Selain itu, adanya pembangunan kakus umum di lingkungan padat penduduk juga membantu mengubah kebiasaan buruk masyarakat, seperti buang air ke kali,” ungkap Sumarti.

Komisi III, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap OPD agar kinerja pelayanan publik semakin maksimal. Dia menegaskan bahwa pelayanan publik yang prima merupakan kunci utama dalam mendongkrak kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan partisipasi dan penerimaan daerah.

“Pendapatan daerah harus tumbuh dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. Kalau pelayanannya baik dan terasa manfaatnya, masyarakat pasti mendukung. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.

Komisi III optimistis PAD Kota Tangerang dapat terus tumbuh tanpa mengorbankan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan publik yang layak dan merata. (Adv)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Binaan Lapas Ciangir Produksi 863 Kg Telur Ayam Per Hari, Pasok Pasar Jabodetabek

Warga Binaan Lapas Ciangir Produksi 863 Kg Telur Ayam Per Hari, Pasok Pasar Jabodetabek

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:59

Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan persawahan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill