Connect With Us

Mulai Membaik, PAD Tangsel Capai Rp3 Miliar Per Hari

Rachman Deniansyah | Rabu, 10 Maret 2021 | 11:55

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan kini mulai membaik dan merangkak naik, semenjak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diberlakukan, sejak awal tahun 2021. 

 

Hal demikian dipaparkan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, Rabu (10/3/2021). 

 

"Setelah PPKM ini ada perbaikan, jika dibanding 2020. Kita berbicara tentang kontinyuitasnya," ujar Bambang. 

 

Secara riil, kota termuda di Provinsi Banten ini mampu mendapatkan PAD hingga Rp3 miliar per harinya, meski di tengah pandemi seperti ini. 

 

"Berapa persennya saya enggak ngitung persentasenya. Riilnya kita dapat per hari Rp2 sampai Rp3 miliar," tuturnya. 

 

Angka tersebut, terlampau jauh jika dibandingkan dengan PAD yang merosot saat awal pandemi silam. 

"Kalo dulu kan sampai Rp200 jutaan ya. Sekarang sudah mulai stabil. Rp200 jutaan itu waktu awal pandemi, 2020 kemarin," imbuhnya. 

 

Bambang mengatakan PPKM ini mampu menstimulus pendapatan menjadi konsisten. 

 

"Ini memperkuat sendi-sendi ekonomi mulai ada kepastian. Kan sekarang persoalannya kepastian kan. Kita membuka ruang operasional yang cukup. Hanya kan bicara persoalan daya beli tidak serta merta seperti membalikan telapak tangan," terangnya. 

 

Bambang memaparkan, PAD yang didapat hingga Rp3 miliar perharinya itu, bersumber dari sejumlah sektor yang kini mulai membaik. 

 

"Seperti pajak restoran, karena hotel masih belum begitu bergerak. BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) masih dominan, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) juga masih dominan. Tapi secara ekonomi sudah, intinya kita sudah punya tingkat kestabilan di tingkat PPKM," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill