Connect With Us

Proyek Sampah Jadi Listrik di Tangerang Kandas, Pemkot Putus Kerja Sama Oligo

Redaksi | Senin, 22 Desember 2025 | 17:28

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengakhiri kerjasama proyek PSEL dengan Oligo, Senin 22 Desember 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com – Harapan pengolahan sampah menjadi listrik di Kota Tangerang harus berhenti di tengah jalan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi memutus kerja sama Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara.

Kandasnya proyek PSEL ini dipicu terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengubah skema pengolahan sampah menjadi energi terbarukan dan sekaligus mencabut dasar hukum lama proyek PSEL yang selama ini dijalankan di daerah.

Meski proyek strategis tersebut dihentikan, Pemkot Tangerang memastikan pengelolaan sampah harian tetap berjalan normal dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, pengakhiran kerja sama ini merupakan langkah yang tidak terelakkan agar kebijakan daerah tetap sejalan dengan arah nasional dalam pengembangan energi bersih.

“Perpres 109 Tahun 2025 mewajibkan seluruh kerja sama PSEL berbasis aturan lama untuk diakhiri. Karena itu, Pemkot Tangerang dan PT Oligo sepakat mengakhiri kerja sama secara baik-baik dan sesuai ketentuan,” ujar Sachrudin, Senin 22 Desember 2025. 

Sachrudin menepis anggapan bahwa berhentinya proyek PSEL akan memperburuk persoalan sampah di Kota Tangerang. Ia menegaskan, pemerintah daerah justru memperkuat berbagai program pengelolaan sampah yang sudah berjalan.

Saat ini, Pemkot Tangerang mengandalkan pengembangan TPS 3R, optimalisasi RDF (Refuse Derived Fuel), penguatan bank sampah serta mendorong pengurangan sampah langsung dari sumbernya di tingkat rumah tangga dan lingkungan.

Menurutnya, kandasnya proyek PSEL justru menjadi titik balik untuk menata ulang konsep pengolahan sampah menjadi energi agar lebih realistis, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan Kota Tangerang ke depan.

“Ini bukan akhir dari PSEL. Ini jeda untuk menyiapkan skema yang lebih tepat, lebih adaptif, dan benar-benar memberi manfaat bagi daerah,” tegas Sachrudin.

Pemutusan kerjasama dengan Oligo bukan tanpa konsukensi hukum. Mengingat perusahaan peminat ini sudah menginvestasikan untuk proyek PSEL di Kota Tangerang. 

Kemungkinan akan ada beban yang harus ditanggung Pemkot terkait pengakhiran kersama ini. Misal, Pemkot harus ada ganti rugi nilai investasi.

"Terkait hal tersebut masih dalam proses permufakatan," jawab Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi saat dikonfirmasi TangerangNews. 

Wawan juga pernah menyampaikan, setelah terbitnya Perpres No 109 Tahun 2025 Pemkot Tangerang lebih memilih kerja sama melalui skema aglomerasi Tangerang Raya dalam proyek sampah jadi energi listrik.

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BISNIS
Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:28

Dinamika pasar keuangan yang bergerak cepat menuntut para trader untuk terus meningkatkan kapasitas, baik dalam membaca peluang maupun mengendalikan risiko.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill