Connect With Us

Dua Kandidat Ajukan Gugatan ke MK

| Senin, 24 Oktober 2011 | 19:23

Jazuli Abdilah (ist / ist)



TANGERANG-Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur  Provinsi Banten, yakni Wahidin Halim - Irna Narulita (WH - Irna), dan Jazuli Juwaeni - Makmun Muzakki, akan mengajukan gugatan ke MK, setelah pleno penghitungan suara oleh KPU Banten, 30 Oktober mendatang. Karena kedua kubu menganggap pilgub Banten penuh dengan kecurangan.

Juru bicara  pasangan WH - Irna, Jazuli Abdillah mengatakan,   banyak kecurangan yang pihaknya temukan.”Paling tidak ada 26 praktik curang. Seperti, money politik, pembagian sembako, keterlibatan birokrasi, hingga penggelembungan suara," ucapnya, dikediaman Wahidin Halim di Pindang. 

Karena itu, kata Jazuli, pihaknya akan melakukan gugatan Pilgub Banten ke MK. "Kami tidak akan berhenti di sini. MK menjadi jalan terakhir untuk menunjukan begitu buruknya pelaksanaan Pilgub di Banten," ucapnya.

Menurut Jazuli, saat ini pihaknya sudah mengumpulkan bukti dan data, tinggal mematangkan semuanya untuk dijadikan bahan gugatan. "Jadi kami akan memilah mana yang masuk ranah politik uang, mana yang masuk pembagian sembako, dan mana yang termasuk penggelembungan suara," ucapnya. Ditanya apakah pihaknya tidak melakukan money politik? Jazuli mengatakan, dirinya mempersilahkan masyarakat mencari tahu. “Silahkan saja buktikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses pasangan Jazuli -Zakki, Miftahul mengatakan, bahwa pilgub Banten sarat dengan praktik curang. "Kami menengarai keterlibatan birokasi dari tingkat pejabat, PNS, hingga tingkat kelurahan sampai RT. Penyelenggara KPU Banten juga kami curigai tidak bersikap netral," ucapnya.

Karena itu kata Miftahul, pihaknya tidak tinggal diam. "Kami tentu mengajukan MK, tiga hari setelah hasil pleno penghitungan suara diumumkan KPU Banten," katanya.

Menurut Miftahul, pelaksanaan Pilgub Banten seharusnya berjalan jujur dan adil, tapi  ternyata ditemukan pelanggaran sistematis dan terstruktur. Karena itu, pihaknya menilai pilgub Banten harus dilakukan pemungutan suara ulang (PSU). (DRA) 
AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill