Connect With Us

16 Warga Segera Punya Kaki Palsu, Gratis dari Dinsos Kota Tangerang 

Redaksi | Kamis, 16 April 2026 | 07:28

Petugas tengah mengukur pembuatan kaki palsu untuk warga penerima bantuan Dinas Sosial Kota Tangerang. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com - Sebanyak 16 penyandang disabilitas mengikuti proses pengukuran kaki palsu yang digelar di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum bantuan diberikan, agar benar-benar tepat ukuran dan nyaman digunakan oleh penerima manfaat.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan pemeriksaan serta pengukuran alat bantu dengar untuk lima warga lainnya. Program bantuan ini diberikan gratis kepada warga karena sudah didanai melalui anggaran Dinsos sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi menegaskan proses pengukuran ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar efektif.

“Melalui proses ini, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan tepat ukuran, tepat fungsi, dan benar-benar bermanfaat. Jadi bukan hanya diberikan, tetapi juga bisa digunakan secara maksimal oleh penerima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap penerima memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan pun harus lebih detail dan personal.

“Setiap alat bantu harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan aktivitas penerima. Dengan begitu, bantuan ini diharapkan bisa menunjang mobilitas dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Lebih jauh, Acep menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari program Pemkot Tangerang dalam menciptakan layanan sosial yang merata dan tidak diskriminatif.

Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses kehidupan yang layak, termasuk dukungan fasilitas penunjang aktivitas.

“Harapannya, bantuan ini bisa mendorong kemandirian, membuka peluang produktivitas, serta meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” katanya.

Program bantuan alat bantu disabilitas ini juga bukan yang pertama kali dilakukan. Sepanjang tahun 2025, Pemkot Tangerang telah menyalurkan berbagai bantuan dalam jumlah signifikan, di antaranya 249 kursi roda, tujuh unit walker, 10 tongkat kaki tiga, 40 alat bantu dengar, serta 10 kaki palsu.

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan bantuan sosial, khususnya bagi kelompok rentan.

Dengan adanya program berkelanjutan ini, Pemkot Tangerang berharap tidak ada lagi penyandang disabilitas yang kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari akibat keterbatasan alat bantu.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan sosial tidak hanya soal bantuan, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan dan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk hidup lebih mandiri dan bermartabat. (adv)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill