Connect With Us

Kredit Fiktif, Kepala BRI Grendeng Ditahan Kejaksaan

| Kamis, 24 November 2011 | 18:03

Kejaksaan Negeri Tangerang (tangerangnews / dens)

 
TANGERANG-Kepala Unit BRI Grendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Deden Sumantri bin Juhana dan staffnya Ridwan Kamil bin Hasan Basri ditangkap petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, Kamis (24/11).  
 
Keduanya dibawa petugas Kejari Tangerang ke rumah tahanan (rutan) di Serang, Provinsi Banten karena diduga telah melakukan korupsi senilai Rp 389 juta.
 
Kajari Tangerang, Jaja Subagja didampingi Kasie Pidsus Husin Fahmi kepada wartawan mengatakan, penahanan keduanya berdasarkan adanya pelimpahan kasus tersebut dari petugas Polres Metro Kota Tangerang.  
 
Karena terbukti ada unsur korupsi, pihaknya langsung menahan keduanya dan menyita 17 dokumen pencairan kredit fiktif melalui kredit umum pedesaan (KUPEDES), salah satu fasilitas kredit yang disediakan oleh BRI.
 
 “Jumlahnya mulai dari Rp20 juta per-orang. Tapi memang bervariasi,” terangnya, hari ini.
 
Kini kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat dan 3 UU No.31/1999 tentang tindak pidana korupsi, joncto No.20/2011 tentang korupsi dengan diancam maksimal kurungan penjara 20 tahun penjara.

 
Kasat Reskrim Polres Metro Kota  Tangerang, AKBP Rahmat menyatakan, terungkap kasus ini bermula dari laporan tim auditor BRI yang menemukan adanya proses pengajuan permohonan kredif fiktif terhadap 17 nasabah senilai Rp 389 juta. Pihaknya kemudian menindaklanjuti temuan tersebut.
 
"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata pengajuan kredit tersebut fiktif,"kata Rahmat.
 
Rahmat menuturkan, setelah dimulainya surat perintah dimulainya penyelidikan pemeriksaan dan berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap. Pihaknya, akhirnya melimpahkan laporan itu kepada pihak Kejaksaaan.
 
“Dari hasil penyidikan petugas Kejaksaaan ditemukan adanya kerugian Negara, sehingga memberikan petunjuk kasus tersebut adalah korupsi,” terang  Rahmat. (DRA)

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill