Connect With Us

Reka Ulang Berbeda dengan BAP Tersangka

| Sabtu, 30 Mei 2009 | 17:57

TANGERANGNEWS-Pengacara salah satu tersangka penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen mengungkapkan adanya perbedaan adegan rekonstruksi di Kawasan Padang Golf Modernland, dengan berkas acara pemeriksaan (BAP) kliennya. Minola Sebayang, kuasa hukum tersangka Fransciskus Tadon Kerans mengatakan, salah satu perbedaan yang paling terlihat dalam rekonstruksi adalah saat Fransciskus menemui Hendrikus Waren di dalam taksi. Seharusnya, lanjut Minola, di dalam taksi tersebut masih ada orang lain bersama Hendrikus. “Pada rekonstruksi itu digambarkan hanya kedua tersangka yang bertemu di dalam taksi," ujarnya hari ini. Selain itu, kata Minola, Nasrudin Zulkarnaen sebenarnya tidak ditembak langsung dari samping. Penembakan baru terjadi setelah terjadi serempetan mobil Avanza dengan mobil korban.. Dia mengatakan, penembakan harusnya diawali dengan percekcokan setelah mobil BMW yang dinaiki Nasrudin ditabrak dari belakang. “Menurut keterangan keterangan klien saya di dalam BAP, keributan sengaja diatur berdasarkan skenario agar ada alasan untuk menembak korban,” ungkapnya. Minola juga mempertanyakan BAP yang digunakan untuk menjadi acuan dalam reka ulang hari ini. Pasalnya, sebagian adegannya bertentangan dengan BAP kliennya. "Dalam rekonstruksi ini ada lima BAP, yakni milik Fransciskus, Daniel, Heri, Hendricus dan juga dari Suparmin yang sebagai saksi kunci, jadi tidak diketahui ini pakai BAP siapa," katanya. Atas perbedaan tersebut, Minola berencana mengemukakan pendapatnya di persidangan. “Polisi memang berhak melakukan rekonstruksi menurut versinya sendiri untuk membuat terang suatu kasus penyidikan, tapi kalau hal tersebut tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya buat apa, untuk itu saya akan mengungkapkan permasalahannya di pengadilan nanti,” tandasnya (rangga)
WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill