Connect With Us

Adik Nasrudin Kesal Lihat Reka Ulang

| Sabtu, 30 Mei 2009 | 21:00

TANGERANGNEWS-Salah seorang keluarga korban pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang melihat langsung reka ulang pembunuhan raut mukanya terlihat tak bersahabat. Beberapa kali wartawan meminta komentar dari mulut adik Nasrudin Zulkarnaen bernama Andi Syamsudin itu enggan menjawabnya. Dirinya bahkan berpindah-pindah tempat guna menghindari kejaran wartawan. Saat ditanya kenapa, Andi Syamsudin mengatakan, kekesalan itu dikarenakan petugas polisi tidak pernah memberikan informasi akan adanya reka ulang kepada pihak keluarga korban. “Keluarga tidak pernah diberitahu akan adanya reka ulang pada hari ini,” ucap Andi yang datang hanya bersama istrinya Dewi, kemarin di dekat lokasi ditembaknya Nasrudin Zulkarnaen, hari ini. Padahal menurut Andi, banyak sekali keluarga dari Makasar yang sudah datang ke Jakarta hanya untuk menyaksikan bagaimana para pelaku pembunuh menghabisi Nasrudin. “Saya sendiri mendengarnya setelah tahu dari media, bukan dari polisi. Padahal, banyak sekali keluarga yang ingin menyaksikannya,” katanya. Setelah reka ulang pembunuhan itu selesai, Andi enggam memberikan komentar banyak. Bahkan saat ditanya mengenai hasil reka ulang itu, Andi hanya pasrah dan menyerahkannya kepada polisi. “Saya serahkan saja semua hasilnya kepada polisi. Semoga segera disidangkan,” ujar pria berkumis yang hampir mirip dengan Nasrudin Zulkarnaen itu. Meski kesal karena tidak diberikan informasi akan ada reka ulang, tampak sekali wajah pria yang mengenakan jas berwarna coklat itu sedih tat kala melihat polisi tidur yang merupakan lokasi ditembaknya Nasrudin. (rangga)
TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KAB. TANGERANG
Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:58

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut, Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah capaian masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi di Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill