Connect With Us

Stiker Izin Iklan Reklame Disoal DPRD

| Rabu, 30 November 2011 | 18:43

Papan reklame roboh di Ciputat, Tangsel. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG–Komisi III DPRD Kota Tangerang Bidang Keuangan geram dengan lambannya tindakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mewujudkan transparansi bidang peizinan iklan dan reklame.
 
“Kami sudah anggarkan kurang lebih Rp100 juta untuk pembuatan stiker masa batas berlaku izin tersebut. Kenapa sampai saat ini pemasangannya belum dilakukan? Harusnya, dinas terkait bekerja cepat dan harusnya sudah jalan program itu untuk transparansi publik,” kata Hapipi, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, hari ini.
 
Menurut Hapipi, pasangan masa batas berlaku izin reklame merupakan satu kewajiban yang harus dilakukan pemerintah, guna mewujudkan tranparansi perizinan, dan juga untuk meningkatkan pemasukan daerah.
 
“Kalau tidak ada stiker masa berlaku, mana orang tahu kalau ternyata izin itu sudah selesai. Ini tidak bisa ditunda-tunda lagi. Harus segera dijalankan,” pinta politisi Partai Golkar tersebut.
 
Dalam kesempatan itu, Hapipi mengaku akan mengwasi tiap proses perizinan yang berkaitan dengan pendapatan daerah. Sebab, kalau tidak, pemasukan yang harusnya bisa dicapai, bisa saja tidak tercapai dengan tidak dijalankannya mekanisme yang sudah berlaku.
 
“Memang saat ini, pendapatan kita dari perizinan ini bisa memenuhi target yakni Rp17 miliar. Tapi, karena tahun depan kami minta bisa mendapatkan hingga Rp18 milar, kami harap, keterbukaan perizinan dan praktiknya di lapangan ini dikedepankan. Kami awasi benar hal ini, dan kalau pemerintah tidak bertidak, akan kami pangkas anggarannya,” singkatnya.
 
Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang ditanyai hal yang sama mengatakan, sejauh ini, pihaknya tidak mengetahui apakah stikerisasi reklame dan papan iklan sudah dilakukan dinas terkait.
 
“Kalau DPRD bilang, sudah ada anggaran pembuatan stikernya, sudah seharusnya ada realisasinya. Nanti, kita cek lagi ke dinas terkait,” jelasnya.
 
Lepas dari belum dilaksanakannya program stikerisasi iklan dan reklame di Kota Tangerang, Arief sependapat dengan DPRD. “Kalau untuk kebaikan dan transparansi perizinan, itu penting sekali dijalankan. Secepatnya, akan saya desak dinas terkait untuk memasang semua batas berlaku perizinan di tiap iklan maupun reklame yang ada di kota ini,” singkatnya. (SNS/DRA)
 

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill