Connect With Us

Operasi Zebra, Polisi Tilang 3.005 Pengendara

| Senin, 5 Desember 2011 | 18:44

Vespa modifikasi (tangerangnews / dira)


TANGERANG-
Polrestro Kota Tangerang, selama Operasi Jaya 2011 (28 November - 11 Desember), berhasil menilang sebanyak 3.005 pengendara. Mereka ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas, dan tidak lengkapnya dokumen berkendara para pengendara itu.

"Selama delapan hari kami operasi, sudah 3.005 pengemudi yang kami tilang. Dengan perincian, 1.317 tidak memiliki SIM, dan sisanya sebanyak 1.558 bermasalah STNK-nya," ucap AKBP Pamudji, Kasat Lantas Polrestro Kota Tangerang saat gelar operasi di Jalan Daan Mogot, Senin (5/12).

Menurut Pamudji, dibandingkan operasi serupa pertengahan tahun lalu, jumlah pelanggaran hampir sama. Yakni selama dua pekan operasi, sekitar 6.000 pengemudi yang berhasil ditilang. Operasi kali ini, baru delapan hari sudah 3.005 pengemudi yang ditilang. Karena itu diprediksi hingga 11 Desember, akan terjaring jumlah pelanggaran yang sama. 

"Kesadaran para pengemudi masih rendah. Meskipun sering ada razia atau operasi, mereka tetap melanggar dan tidak berubah," ucap Pamudji.

Dalam razia tersebut, pihaknya mengerahkan 23 orang petugas kepolisian, yang dibantu oleh Polisi Militer, dan Dinas Perhubungan. "Razia digelar secara intensif di jalan-jalan utama, terminal, shelter bus, dan juga dilakukan sosialisasi ke sekolah untuk meningkatkan kesadaran pelajar taat lalulintas," ucapnya.

Menurut Pamudji, jenis pelanggaran yang dilakukan adalah membawa barang lebih dari muatan untuk roda dua, bonceng tiga, tidak menyalakan lampu, dan tidak melengkapi SIM maupun STNK saat berkendara. 

Namun kata Pamudji, angka kecelakaan pada razia kali ini justru menurun, yakni satu orang luka berat dan delapan orang luka ringan. "Semua pengendara yang kami tilang akan dikenakan sanksi  pasal 281 UU No  22 Tahun 2009. Mereka akan menjalani persidangan dengan denda uang antara,  Rp 100.000, Rp250.000, Rp 500.000, Rp 750.000, sampai Rp1 juta," ucapnya.

Andre, seorang pengendara sepeda motor yang terkena razia, mengungkapkan kekesalannya. Karena dia bukan warga Tangerang, tapi terkena tilang. "Saya pas antar barang ke Tangerang ini, rumah saya di Senen, malah kena tilang," ujarnya menggerutu, karena tidak punya SIM.

Andre pantas kesal, karena dia harus mengikuti persidangan di PN Tangerang. "Sudah jauh sidangnya, bisa tidak kerja ini," ujarnya.(DRA)

KAB. TANGERANG
Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 | 20:44

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama arus balik lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill