Connect With Us

Terpidana Narkoba Kabur Usai Sidang

| Selasa, 6 Desember 2011 | 18:16

Naiman Boting kabur usai disidang di Pengadilan Negeri Tangerang ( / )

TANGERANG-Naiman Boting ,30, terpidana kasus narkoba, mencoba melarikan diri usai menjalani sidang vonis di PN Tangerang, Selasa (6/12). Namun upaya kabur itu gagal, karena Boting langsung dicokok petugas keamanan PN Tangerang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika Boting menjalani sidang dengan agenda vonis sekitar pukul 14.30. Majelis hakim menjatuhkan hukuman kurungan penjara selama 12,5 tahun kepada terdakwa pembawa sekilo ganja itu. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 18 tahun. Meskipun sudah diberi diskon, ternyata Boting tidak terima.
 
"Terdakwa merasa keberatan, katanya terlalu berat hukuman itu. Setelah ditenangkan hakim, lalu diantar Jaksa ke mobil tahanan. Namun tiba-tiba dia langsung lari," ucap Hendi, staf Kejaksaan Negeri Tangerang.

Setelah kabur, Boting langsung lari menuju pintu keluar. Salah seorang petugas keamanan sempat mencegahnya, namun oleh Boting didorong hingga terjatuh. Ketika hampir sampai gerbang, pintu gerbang tersebut langsung ditutup petugas keamanan yang sedang berjaga. Seorang pengunjung di PN Tangerang, Sopian, mencoba menangkap Boting dengan menahan tangannya.

"Tangannya saya pelintir, tapi dia masih berontak. Lalu saya pukuli dia. Kemudian petugas kemanan lain juga berusaha menahan pelaku, tapi dia masih tetap melawan. Dia berhenti berontak setelah polisi melepas tembakan peringatan," ungkap Sopian.

Setelah berhasil ditangkap, Boting langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan dan dibawa ke Lapas Pemuda Tangerang. Boting mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian.

 Begitu keluar dari mobil tahanan, Boting langsung diseret, dengan posisi kepala dipiting oleh petugas keamanan Lapas Pemuda.(RAZ)
BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Nama Sukasari, Kelurahan yang Lekat dengan Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang

Asal Usul Nama Sukasari, Kelurahan yang Lekat dengan Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:59

Sukasari merupakan salah satu kelurahan yang didalamnya terdapat kawasan-kawasan bersejarah seperti Kali Pasir dan Pasar Lama.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill