TANGERANGNEWS.com-Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sempat dilaporkan kembali mengalami kebakaran pada Sabtu 24 Oktober 2026, malam.
Berkat kesigapan petugas, api yang mulai membakar pada pukul 18.00 WIB tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, yakni sekitar pukul 18.30 WIB.
Meski penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara rinci, kondisi musim kemarau panjang yang menyebabkan tumpukan sampah menjadi kering diduga menjadi pemicu utama kerentanan munculnya titik api.
Belajar dari insiden kebakaran hebat yang sempat terjadi pada tahun 2023 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung memperketat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di lapangan.
Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana, menyampaikan bahwa pengawasan di area TPA kini ditingkatkan secara signifikan, salah satunya melalui patroli terjadwal selama 24 jam penuh.
"Patroli dilakukan secara terjadwal selama 24 jam dengan memperkuat pengawasan di wilayah utara, selatan, timur, dan barat. Penempatan pos pantau di sejumlah titik strategis ini bertujuan membantu petugas mendeteksi lebih dini potensi munculnya titik api di area TPA," ujarnya, dikutip Selasa 27 Oktober 2026.
Selain patroli berkala, Pemkot Tangerang juga menyiagakan alat berat seperti ekskavator dan buldoser yang dioperasikan hingga shift malam.
Dua personel khusus turut disiagakan untuk mendukung pergerakan alat berat tersebut di lapangan guna mempercepat penanganan darurat apabila sewaktu-waktu ditemukan potensi kebakaran.
Tidak hanya itu, TPA Rawa Kucing juga menyiapkan armada siaga yang dapat membawa toren atau tangki air langsung ke area landfill.
"Langkah ini untuk mempercepat pemadaman dini serta memutus pergerakan titik api sebelum meluas," jelas Yudi.
Melalui serangkaian langkah preventif tersebut, DLH Kota Tangerang berharap pengawasan yang berjalan tanpa henti, baik siang maupun malam hari, dapat menjaga keselamatan petugas, melindungi lingkungan sekitar, serta meminimalkan risiko gangguan operasional TPA Rawa Kucing ke depannya.