Connect With Us

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 April 2026 | 19:15

DLH dan BPBD Kota Tangerang gelar simulasi penanganan kebakaran akibat fenomena El Nino di TPA Rawa Kucing. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

Dalam upaya tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan latihan gabungan simulasi penanggulangan kebakaran.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi mengungkapkan kegiatan ini merupakan respons terhadap prediksi BMKG mengenai fenomena El Nino yang akan melanda tahun ini.

Kondisi cuaca yang diperkirakan jauh lebih panas dan kering meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama dari gas metan yang dihasilkan oleh tumpukan sampah organik.

Apalagi, TPA Rawa Kucing pernah kebakaran hebat saat musim kemarau pada pada tahun 2023.

"Kami belajar dari pengalaman kebakaran TPA Rawa Kucing pada 2023 lalu. Dengan simulasi rutin ini, kami ingin memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menguasai situasi jika terjadi kebakaran, sehingga dampaknya bisa kita minimalkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar menambahkan pihaknya telah melakukan pemetaan area serta menyiapkan langkah-langkah koordinasi yang komprehensif.

Hal ini menjadi krusial mengingat beberapa hari terakhir telah terjadi kebakaran di sejumlah lapak limbah di wilayah Tangerang.

"Penanganan akan dimulai dari prosedur internal TPA hingga bantuan penuh dari tim BPBD jika diperlukan," katanya.

Ia juga berharap agar sampah-sampah organik yang ada di rumah tangga bisa diolah sendiri oleh masyarakat menjadi kompos dan lain sebagainya.

"Diharapkan ini tentu kesadaran dari masyarakat melakukan pemilahan sampah, sampah-sampah organiknya bisa dijadikan kompos untuk memupuk tanaman di rumahnya masing-masing," jelasnya.

Upaya mitigasi ini juga diharapkan mampu menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjamin kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill