Connect With Us

Jaga Cagar Budaya, Pemkot Tempatkan Juru Pelihara

| Jumat, 30 Desember 2011 | 18:40

TANGERANG-Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemuda Olahrahga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Tangerang menempatkan juru pemeliharaan dua cagar budaya, yakni Masjid Kali Pasir dan cagar budaya Benteng Heritage.
 
Kepala Bidang Kebudayaan pada Disporbudpar Kota Tangerang Nurul Huda mengatakan, juru pemelihara ini ditempatkan agar mereka bisa menjaga serta memelihara cagar budaya tersebut, sehingga kondisinya akan tetap terawat. "Perawatan sangat penting sekali, sebab apabila tidak dirawat tentunya akan mengalami kerusakan," katanya, Jumat (30/12).
 
Menurut Nurul, pihaknya juga memberikan honor kepada juru pemelihara cagar budaya sebesar Rp 900 ribu per bulan. Honor tersebut diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2010, tentang Cagar Budaya.
 
“Hanya juru pemelihara cagar budaya masjid kali pasir dan benteng haritage saja yang akan mendapatkan honor dari pemerintah. Sebab untuk cagar budaya yang lainnya sudah dikelola oleh instansi terkait,” katanya.(RAZ)

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill