Connect With Us

Jaga Cagar Budaya, Pemkot Tempatkan Juru Pelihara

| Jumat, 30 Desember 2011 | 18:40

TANGERANG-Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemuda Olahrahga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Tangerang menempatkan juru pemeliharaan dua cagar budaya, yakni Masjid Kali Pasir dan cagar budaya Benteng Heritage.
 
Kepala Bidang Kebudayaan pada Disporbudpar Kota Tangerang Nurul Huda mengatakan, juru pemelihara ini ditempatkan agar mereka bisa menjaga serta memelihara cagar budaya tersebut, sehingga kondisinya akan tetap terawat. "Perawatan sangat penting sekali, sebab apabila tidak dirawat tentunya akan mengalami kerusakan," katanya, Jumat (30/12).
 
Menurut Nurul, pihaknya juga memberikan honor kepada juru pemelihara cagar budaya sebesar Rp 900 ribu per bulan. Honor tersebut diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2010, tentang Cagar Budaya.
 
“Hanya juru pemelihara cagar budaya masjid kali pasir dan benteng haritage saja yang akan mendapatkan honor dari pemerintah. Sebab untuk cagar budaya yang lainnya sudah dikelola oleh instansi terkait,” katanya.(RAZ)

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill