Connect With Us

Sidang Gas Bersubsidi Ditunda, Saksi Ahli Tak Hadir

| Kamis, 5 Januari 2012 | 18:15

Garis Polisi. Petugas berhasil menggerebek produsen tabung gas palsu di Kabupaten Tangerang. (denny / tangerangnews)

TANGERANG-Majelis hakim PN Tangerang , diketuai Syamsul Bahri Harahap menunda sidang lanjutan perkara   pencurian gas bersubsidi tanpa membuka sidang, karena saksi ahli berhalangan hadir  Kamis (5/1).

Kasus pemindahan  gas bersubsidi dari   tabung 3 kg ke tabung 12 kg  dengan tiga orang terdakwa menyita perhatian pengunjung sidang PN Tangerang. Masalah kasus pencurian yang merugikan Negara kerap kali disidangkan pada sore hari serta sidang berjalan hanya sebentar.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggi Yusran SH dan Donni SH menjerat ketiga terdakwa dengan pasal 363, tentang pencurian. Sementara  kasus pemindahan gas bersubsidi yang  terindikasi merugikan Negara , namun tidak dijerat dengan pasal korupsi.

Kasus pemindahan gas bersubsidi terjadi dua hari setelah lebaran idul fitri 2011 lalu, ketika Polres Metro Tangerang Kabupeten, Tiga Raksa melakukan pengrebekan di lokasi penimbunan gas bersubsidi di Desa Ciangir Kecamatan Legok. Dalam pengrebekan , pemilik perusahaan gas dan pekerja digelandang hingga berlanjut ke meja hijau PN Tangerang. Perusahaan pemindahan gas bersubsidi  berdiri  diatas lahan sekitar 6.000 M2.  

Ke tiga terdakawa selama menjalani persidangan ditahan di LP Tangerang, karena permohonan penangguhan tidak dikabulkan majelis hakim . Kabar yang bertiup kencang, salah seorang terdakawa bernama Gunawan, pernah dihukum dalam kasus yang sama ,akan menjadi  pertimbangan majelis hakim dalam menentukan berat ringan nya putusan.

Majelis hakim menunda sidang Kamis pekan depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Tiga raksa Tangerang.(DRA)

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Lima Hari Terbakar, Ini Alasan Kebakaran TPA Jatiwaringin Sulit Padam

Lima Hari Terbakar, Ini Alasan Kebakaran TPA Jatiwaringin Sulit Padam

Sabtu, 4 Juli 2026 | 16:34

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang masih belum padam hingga Sabtu, 4 Juli 2026.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill