Connect With Us

Buruh Tangerang Raya kembali Ancam Mogok

| Selasa, 31 Januari 2012 | 20:37

Buruh blokir jalan. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG – Sekitar 500 ribu buruh se-Tangerang Raya, mengancam akan melakukan aksi mogok massal. Aksi ini akan digelar jika dalam pertemuan antara buruh Tangerang dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang difasilitasi oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Rabu (1/2), tidak menemui kata sepakat. 
 
“Saya dan anggota tidak bisa bendung lagi. Aksi, yang jelas, akan mendatangi PTUN Banten. Kedua, Apindo Pusat yang akan kita sasar,” ujar Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten/Kota Tangerang, Riden Hatam Aziz, Selasa (31/1).
 
Riden menegaskan buruh Tangerang tidak akan melakukan aksi menduduki fasilitas umum seperti jalan tol dan bandara udara Soekarno-Hatta. Sebab katanya, persoalan buruh hanya dengan Apindo yang tidak mengindahkan permintaan buruh. “Urusan kami engan Apindo, maka akan kami selesaikan dengan Apindo. Kami, para buruh di Tangerang Raya tidak akan melakukan aksi ke fasilitas umum,” imbuhnya.
 
Riden mengatakan buruh di Tangerang kecewa dengan Apindo. Pasalnya, surat keputusan gubernur soal upah minimum di Tangerang ditandatangani Gubernur tanggal 4 Januari dan sudah diedarkan ke perusahaan pada 7 Januari digugat oleh Apindo ke PTUN. “Nah, tanggal 10 Januari, kami sudah melakukan negosiasi dengan pihak manajemen. Dan tanggal 15 Januari sudah banyak perusahaan yang menjalankan SK gubernur tersebut," jelasnya.
 
Sayanganya, menurut Riden, ketika perusahaan banyak yang mulai menggaji buruhnya dengan upah sesuai SK Gubernur, Apindo Tangerang mengeluarkan surat edaran ke seluruh perusahaan di Tangerang agar tidak menjalankan SK tersebut.
 
“Isi surat Apindo yang diedarkan ke seluruh perusahaan di Tangerang itu sendiri memberitahukan bahwa SK Gubernur soal upah buruh sedang digugat sehingga pelaksanaannya ditunda hingga menunggu keputusan PTUN. Kedua, agar perusahaan tetap memberlakukan upah lama. Bahkan Apindo juga mengedarkan surat kepada perusahaan yang bukan anggotanya yang membuat ratusan ribu buruh kecewa berat,” tandasnya.
 
Sementara itu, Ketua Apindo Kota Tangerang Gatot Purwanto dan Ketua Apindo Provinsi Banten Dedi Junaedi belum dapat memberikan komentar atas ancaman para buruh ini. Sebab, ketika Satelit News, mencoba menghubungi keduanya, melalui sambungan telepon selular, tidak ada jawaban dari keduanya. (SNS)

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill