Connect With Us

Kapolres Tangerang Wahyu Widada Resmi Hentikan Pertandingan Sepak Bola

Dena Perdana | Kamis, 16 Februari 2012 | 18:00

Kapolres Kota Tangerang Wahyu Widada (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada akhirnya mengeluarkan keputusan akan menghentikan seluruh pertandingan sepak bola yang dilakoni Persikota dan Persita di Stadion Benteng, Kota Tangerang.

Kapolres menyatakan, pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pertandingan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Keluarnya keputusan ini merupakan buntut dari fatwa haram oleh MUI Kota Tangerang karena maraknya aksi tawuran yang dilakukan para suporter bola Persikota dan Persita usai pertandingan digelar.



" Pertandingan untuk sementara dihentikan. Karena aksi tauran yang dilakukan suporter Persikota dan Persita makin tidak dapat dikendalikan, aksi tauran makin marak dan sulit dihentikan. Kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pertandingan untuk dua pertandingan kandang keduanya," tegas Kapolres.
 



Selain faktor tawuran, Polres juga menghawatirkan masalah kondisi stadion yang sudah tua termakan zaman, Kapolres menghawatirkan akan jatuh korban karena kondisi stadion yang tidak representatif.



"Stadion Benteng sudah tua dan tidak representatif, ini jadi pertimbangan kami. Kami juga minta agar stadion ini segera diperbaiki, terserah itu Pemkot Tangerang ataupun Pemkab Tangerang yang akan memperbaikinya," tuturnya. (DIN)

 

TANGSEL
ASN Tangsel Wajib Laporkan Gratifikasi Meski Nilainya di Bawah Rp1,5 Juta

ASN Tangsel Wajib Laporkan Gratifikasi Meski Nilainya di Bawah Rp1,5 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:22

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melaporkan segala bentuk gratifikasi.

HIBURAN
Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:38

Banjir merendam Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian 30 sentimeter sampai satu meter. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak Senin 8 Maret hingga Rabu 11 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill