Connect With Us

Kapolres Tangerang Wahyu Widada Resmi Hentikan Pertandingan Sepak Bola

Dena Perdana | Kamis, 16 Februari 2012 | 18:00

Kapolres Kota Tangerang Wahyu Widada (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada akhirnya mengeluarkan keputusan akan menghentikan seluruh pertandingan sepak bola yang dilakoni Persikota dan Persita di Stadion Benteng, Kota Tangerang.

Kapolres menyatakan, pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pertandingan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Keluarnya keputusan ini merupakan buntut dari fatwa haram oleh MUI Kota Tangerang karena maraknya aksi tawuran yang dilakukan para suporter bola Persikota dan Persita usai pertandingan digelar.



" Pertandingan untuk sementara dihentikan. Karena aksi tauran yang dilakukan suporter Persikota dan Persita makin tidak dapat dikendalikan, aksi tauran makin marak dan sulit dihentikan. Kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pertandingan untuk dua pertandingan kandang keduanya," tegas Kapolres.
 



Selain faktor tawuran, Polres juga menghawatirkan masalah kondisi stadion yang sudah tua termakan zaman, Kapolres menghawatirkan akan jatuh korban karena kondisi stadion yang tidak representatif.



"Stadion Benteng sudah tua dan tidak representatif, ini jadi pertimbangan kami. Kami juga minta agar stadion ini segera diperbaiki, terserah itu Pemkot Tangerang ataupun Pemkab Tangerang yang akan memperbaikinya," tuturnya. (DIN)

 

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill