Connect With Us

PUPR Kota Tangerang Eksekusi Rumah di Tengah Jalan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 6 Juni 2021 | 11:23

Sudah 14 tahun rumah ini berdiri di tengah Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya menuntaskan persoalan kemacetan di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Batuceper dengan melebarkan jalan. 

Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pelebaran jalan dilakukan dengan mengeksekusi rumah yang menjorok ke tengah jalan dan mengeksekusi jalur kereta. 

“Kami memang diharapkan bisa secara paralel menyelesaikan rumah di tengah jalan dan rel keretanya untuk pelebaran jalan demi menuntaskan persoalan kemacetan,” ujarnya kepada TangerangNews, Minggu 6 Juni 2021. 

Rumah yang selama 14 tahun menjorok ke tengah Jalan Maulana Hasanudin yang dimiliki ahli waris Anwar Hidayat, saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang lantaran sertifikatnya digadaikan oknum yang tidak bertanggungjawab ke pihak bank. 

 

Tak jauh dari rumah yang bersengketa itu, terdapat Stasiun Poris. Keberadaan Stasiun Poris ini juga disebut menjadi pemicu kemacetan lalu lintas karena jalur atau rel keretanya mengakibatkan ruas jalan menyempit. 

Sehingga, area jalur kereta di Stasiun Poris segera dieksekusi Dinas PUPR Kota Tangerang untuk pelebaran jalan. 

“Jalan Maulana Hasanudin ini sebenarnya ada dua bottleneck (penyempitan lebar ), yakni rumah yang berdiri di tengah jalan dan jalur kereta. Kalau pun hanya rumah yang dieksekusi, tetap masih macet di jalur kereta. Jadi, bottleneck ini segera selesaikan,” ungkapnya. 

Baca Juga :

Taufik menuturkan, pihaknya telah melakukan konsinyasi ke pengadilan untuk mengeksekusi rumah yang berdiri di tengah Jalan Maulana Hasanudin. 

Lalu, pihaknya juga kini masih menunggu pengambilalihan area jalur kereta dari PT KAI dengan luas 115,25 meter persegi. 

 

“Kami harapkan pengerjaan eksekusi jalan dan jalur kereta bisa dilakukan secara paralel pada bulan Juli tahun ini agar bisa tuntas semuanya,” tuturnya. 

Dia berharap dua bottleneckdi Jalan Maulana Hasanudin ini bisa segera dituntaskan untuk kepentingan masyarakat agar arus lalu lintas menjadi lancar. 

“Kita coba upayakan secepat mungkin agar jalur di sana bisa lancar,” pungkasnya.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill