Connect With Us

2 Rumah di Setu Tangsel Hancur Tertimpa Longsor

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:52

Longsor yang terjadi di Jalan Kampung Keranggan, RT 10/04, Keranggan, Setu, Tangsel, Selasa (18/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan semalaman tidak hanya menyebabkan sejumlah titik dilanda banjir. Namun, juga menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor. 

Nahasnya, longsor yang terjadi di Jalan Kampung Keranggan, RT 10/04, Keranggan, Setu itu menimpa dua rumah warga. 

Akibatnya, kedua rumah warga tersebut pun hancur. Seperti salah satunya rumah milik Maulana, 27.

Ia menuturkan, bencana yang dialaminya itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (18/5/2021). 

"Kejadiannya tadi jam setengah 8 pagi. Tanah di tebing itu tiba-tiba longsor," ujar Maulana di lokasi. 

Longsor yang terjadi di Jalan Kampung Keranggan, RT 10/04, Keranggan, Setu, Tangsel, Selasa (18/5/2021).

Insiden itu terjadi lantaran tebing tanah yang berhimpitan dengan rumahnya diguyur hujan yang begitu lebat. 

Atas kandungan air yang berlebih itu, pohon bambu yang tertanam di tebing tanah tersebut tak dapat menopang beban yang berlebih. 

Beruntung saat kejadian, Maulana beserta keluarganya tak berada di rumah. Maulana yang sejak lama dirundung rasa was-was itu, sengaja mengosongkan rumahnya sejak hujat lebat mengguyur. 

Longsor yang terjadi di Jalan Kampung Keranggan, RT 10/04, Keranggan, Setu, Tangsel, Selasa (18/5/2021).

"Alhamdulillah tidak ada korban. Jadi saya udah sengaja ngungsi ke rumah orang tua. Rumah ini saya kosongkan. Nah tadi, pukul 07.30 WIB itu tanah langsung longsor. Menimpa rumah saya," tuturnya. 

Pantauan di lokasi, tanah longsor yang menimpa rumah warga diperparah dengan adanya bongkol atau akar bambu. 

Longsoran tanah beserta pohon bambu itu menghantam dua rumah warga. Dampak terparah menimpa rumah Maulana. 

Dapur, hingga kamar mandi rumah Maulana itu, hancur lebur. Sedangkan satu rumah lainnya yang juga tertimpa longsor, hancur di bagian atap. 

Sementara ini, warga sekitar telah menahan beban longsoran dengan bambu dan alat seadanya guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan. (RAZ/RAC)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill