Connect With Us

Jenderal Polri Lulusan Terbaik, Mantan Kapolres Tangerang Ini Bikin Bangga

Tim TangerangNews.com | Minggu, 6 Juni 2021 | 10:44

Kapolres Kota Tangerang Wahyu Widada (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS.com-Irjen Pol Wahyu Widada merupakan lulusan terbaik dari Akpol tahun 1991. Sepak terjang Kapolda Aceh itu bikin geleng-geleng bangga, dia melanjutkan pendidikannya ke PTIK dan lulus pada tahun 1998. 

 

Mantan Kapolres Tangerang (Kabupaten) 2010 dan Kapolres Metro Tangerang (Kota) 2011 hingga 2013 itu sejak mengawali karir memang terlihat memiliki visi dan misi yang kuat.   Saat 2013 lalu, Wahyu sempat bikin heboh karena memerintahkan agar seluruh Polsek dan anggota-nya memiliki akun media sosial. 

"Kami menggerakkan seluruh anggota supaya punya akun sosial media, agar lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu agar masyarakat tidak kebingungan saat membutuhkan informasi dari Kepolisian," papar Wahyu kala itu. 

 

Foto : Kombes Pol Wahyu Widada bersama Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya Denny Irawan @2012

Kini, Wahyu Widada merupakan Kapolda Aceh.Dia pun membuat heboh dengan mengingatkan bawahannya agar tidak sombong.  Pria yang dikenal dekat dengan kalangan wartawan itu mengingatkan, pangkat dan jabatan ada masanya akan berakhir. 

 Baca Juga :

Hal itu disampaikan Wahyu kepada seluruh jajarannya di Mapolda Aceh termasuk seluruh Polres di 23 Kabupaten/Kota di Aceh. Eks Direskrimsus Polda Banten itu mengatakan, hanya orang sombong yang tidak takut kematian. 

 

Karena itu, menurutnya setiap manusia yang masih hidup diberikan kesempatan untuk bertobat. “Hanya orang-orang sombong yang tidak takut kematian. Kita yang masih hidup ini diberikan kesempatan untuk bertobat. Apakah ada yang yakin antara kita di sini kalau sekarang mati terus masuk surga?,” tanya Wahyu.

“Kalau saya, enggak,” jawabnya.

Wahyu lalu menyebutkan, iblis diusir dari surga karena kesombongannya. Oleh sebab itu, dia meminta seluruh bawahannya agar tidak sombong. “Ingat, iblis itu diusir dari surga karena kesombongannya. Maka saya ajak rekan-rekan semua jangan menjadi orang sombong,” katanya.

Wahyu yang merupakan jebolan Sespimti pada 2014, sebelum memegang jabatan sebagai Kapolda Aceh, sempat menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, Wakapolda Riau, Karojianstra SSDM Polri, Staf Kepresidenan, Kapolres Metro Tangerang Kota, hingga Wakapolres Bekasi.  Beliau mengingatkan,  agar bawahannya tidak sombong dengan jabatan dan pangkat yang disandang saat ini. Dirinya meminta, agar semua personel Polda Aceh untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Wahyu

“Pangkat dan jabatan ada masanya. Suatu hari akan sampai pada akhir pengabdian. Sekarang ini kita masih diberikan kesempatan. Untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

“Dalam hal ini kita laksanakan pengabdian kita dengan sebaik-baiknya. Saya selalu sampaikan, selalu ada ruang untuk beribadah. Selalu ada ruang untuk berbagi,” tambahnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill