Connect With Us

Kapolres Tangerang Bertanggung Jawab Atas Korban Salah Tembak

Jurnalis Warga | Senin, 6 Juni 2011 | 12:30

Korban kena peluru nyasar. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada mengakui, ada anggotanya yang melakukan salah tembak. Namun, hal itu menurutnya sangat wajar karena saat kejadian korban ikut dalam mengejar pelaku tindak kriminal. 


 "Iya benar, ada anggota saya yang salah tembak. Anggota Polsek Kronjo. Anggota itu juga tetangga korban. Ini lah dinamika dilapangan. Karena si korban sama-sama membantu mengejar pelaku pencurian. Tapi untuk segala insiden yang terjadi kita bertanggung jawab penuh," katanya.
 

 
Apakah ada sanksi bagi anggota yang salah tembak.
 
"Ya sementara ini kita lakukan pemeriksaan, teliti dulu. Kan korban korban juga posisinya ada di depan, bukan di belakang anggota. Dia posisinya paling depan di dekat pelaku pencurian," katanya.

Dijelaskan, Edi Suhaedi sebelumnya korban penembakan mengaku, saat mengejar dua orang maling yang mencuri barang-barang material di dekat rumahnya. Pantauan TangerangNews, Edi Suhaedi kini langsung dipindah ruangannya, setelah wartawan mengatahui peristiwa ini. (DRA)

 

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill