Connect With Us

Kapolres Tangerang Bertanggung Jawab Atas Korban Salah Tembak

Jurnalis Warga | Senin, 6 Juni 2011 | 12:30

Korban kena peluru nyasar. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada mengakui, ada anggotanya yang melakukan salah tembak. Namun, hal itu menurutnya sangat wajar karena saat kejadian korban ikut dalam mengejar pelaku tindak kriminal. 


 "Iya benar, ada anggota saya yang salah tembak. Anggota Polsek Kronjo. Anggota itu juga tetangga korban. Ini lah dinamika dilapangan. Karena si korban sama-sama membantu mengejar pelaku pencurian. Tapi untuk segala insiden yang terjadi kita bertanggung jawab penuh," katanya.
 

 
Apakah ada sanksi bagi anggota yang salah tembak.
 
"Ya sementara ini kita lakukan pemeriksaan, teliti dulu. Kan korban korban juga posisinya ada di depan, bukan di belakang anggota. Dia posisinya paling depan di dekat pelaku pencurian," katanya.

Dijelaskan, Edi Suhaedi sebelumnya korban penembakan mengaku, saat mengejar dua orang maling yang mencuri barang-barang material di dekat rumahnya. Pantauan TangerangNews, Edi Suhaedi kini langsung dipindah ruangannya, setelah wartawan mengatahui peristiwa ini. (DRA)

 

BANDARA
Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:59

Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill