Connect With Us

Jalan Karawaci Ditutup Empat Bulan

| Selasa, 23 Juni 2009 | 18:09

Kesemerawutan Mengancam TANGERANGNEWS-Jalan satu-satunya (utama) menuju serta dari Karawaci, Kota Tangerang baik dari arah Tangerang maupun dari arah Perumnas atau Curug, Kabupaten Tangerang, yakni di Jalan Raya Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang mulai Kamis (25/06) akan ditutup hingga Jumat (25/09). Penutupan jalan tersebut dilakukan Pemkot Tangerang karena tepat di jalan itu terdapat proyek tanggul Sungai Cisadane yang rubuh hingga mengkhawatirkan sepanjang Jalan Imam Bonjol itu menjadi longsor. Untuk itu Pemkot Tangerang akan membangun tanggul itu kembali. Kasubdin Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Tri W Wibowo mengatakan, selama kurang lebih 3-4 bulan kedepan pihaknya akan melakukan penutupan jalan tersebut. Dirinya memastikan, jalan yang dilalui berbagai macam kendaraan sebanyak 2.182 perjam pada waktu pagi hari sekitar pukul 06.00 – 10.00 WIB itu akan semerawut. Pasalnya, kata dia, jalan menuju ke Karawaci akan melintasi jalan yang sempit. “Sebab, paling besar hanya Jalan Kaveling Pemda dengan lebar jalan 7 meter. Sedangkan jalan lain lebarnya hanya 5 meter,” jelas Tri, saat ditemui tangerangnews.com di kantornya. Dirinya mengatakan, pada jam sibuk seperti pagi hari dan sore hari jalan itu dilalaui sebanyak 72% kendaraan roda dua, 10 % angkutan umum, 1% bis besar, 1% truk dan 15% roda empat pribadi. Untuk memperkecil kesemerawutan, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif atau jalan pengalihan arus lalu lintas yang biasanya melintasi jalan tersebut. Untuk jalur roda empat dari arah Perumnas, Curug atau Legok Kabupaten Tangerang menuju ke arah Kota Tangerang diharapkan pengguna jalan melintasi jalan depan Islamic Center lalu masuk ke jalan tol Tangerang-Jakarta keluar di Pintu Tol Kebon Nanas. Untuk pengguna kendaraan roda dua (motor) bisa melalui Jalan Kaveling Pemda. Sedangkan untuk arah sebaliknya, yakni menuju ke Karawaci, karena jika menggunakan tol Tangerang-Jakarta terlalu jauh putarannya, seluruh pengendara pengguna jalan itu bisa melintasi Jalan Kaveling Pemda, lanjut ke Jalan Cendrawasih lalu lanjut ke Jalan Perumahan Palem Semi Raya. “ Ini kami lakukan karena dikhawatirkan ekses dari rubuhnya tanggul itu akan membuat longsor, “ katanya. Wali Kota Tangerang Wahidin Halim mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah meminta kepada pemerintah pusat dan provinsi untuk segera melakukan normalisasi atau penuraban pada sisi Sungai Cisadane. “Terutama di wilayah persis tanggul yang jebol kemarin itu,” katanya. Bahkan, Wahidin telah menghitung biaya anggaran untuk membuat tanggul itu sekitar Rp25 miliar. Tetapi, karena tidak ada yang merespons keinginan Pemkot Tangerang, pihaknya terpaksa membangun tanggul senilai Rp4,5 miliar yang jebol itu. “Kami sudah beberapa kali meminta itu diperhatikan, karena imbasnya pada jalan utama,” ucapnya. (rangga)
KAB. TANGERANG
Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 | 20:44

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama arus balik lebaran 2026.

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill