Connect With Us

Masih Wacana, Pemkot Tangerang Sambut Mobil Dinas Wajib BBG

| Senin, 12 Maret 2012 | 19:16

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

 
Wacana Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) melarang kendaraan dinas pemerintah, BUMN, dan BUMD beralih ke Bahan Bakar Gas (BBG), serta menghindari BBM bersubsidi akan disambut baik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Dengan syarat, ketentuan itu pasti dan infastrukturnya siap.
 
Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya tidak pernah keberatan untuk melaksanakan kebijakan pemerintah pusat. “Kalau memang aturannya begitu, akan kita ikuti. Kami taat atas aturan pemerintah, karena kami bagian dari pemerintah juga,” katanya saat ditemui wartawan, di Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspenkot) Tangerang, Senin (12/3).
 
Bahkan kata Arief, jika wacana itu resmi digulirkan, pihaknya akan menghitung ulang biaya runsum (kebutuhan) untuk kendaraan operasional yang saat ini dimiliki Pemkot Tangerang. “Kenapa tidak, kalau memang sudah resmi, kita atur anggaran yang perlu dikeluarkan untuk penyesuaian kebijakan itu,” singkatnya.
 
Sebelumnya, Kementerian ESDM akan mengeluarkan surat edaran soal keputusan ini. “Menjelang diberlakukan kenaikan BBM, kita akan buat surat edaran. Semua mobil pemerintah tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Itu juga termasuk untuk perusahaan BUMN,” kata Jero Wacik Menteri ESDM, Minggu (11/3).
 
Ditanyai soal surat edaran ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Harry Mulya Zein mengaku belum menerimanya. Meskipun begitu, pihaknya pun mengaku siap dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat. “Kami akan lihat dulu arah dan acuan kebijakannya. Kalau memang ada, kita siapkan juga disini,” katanya. (SNS)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill