Connect With Us

Rektor UMT Didemo Mahasiswa

| Selasa, 13 Maret 2012 | 18:35

TANGERANG--Belasan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Selasa (13/3/2012), menggelar aksi demo di depan kampus mereka, komplek pendidikan Cikokol, Kota Tangerang. Mereka menuntut agar Rektor UMT, Achmad Badawi, mundur dari jabatan, karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah mahasiswi.

"Tidak layak seorang rektor yang adalah orang tua siswa di kampus bertindak cabul. Karena itu Pak Badawi harus mundur atau dipecat," teriak Irfansyah, Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Alumni UMT.

Menurut Irfansyah, sejauh ini sudah ada tujuh orang perempuan yang diduga menjadi korban Achmad Badawi. Namun semuanya takut bersaksi dan melaporkan ke Polisi, sebab diintimidasi oleh yang bersangkutan.

"Korbannya ada mahasiswi, ada pula staf di UMT ini. Ada yang dipegang bokongnya, ada pula yang diremas buah dadanya," ucap Irfansyah.

Aksi belasan mahasiswa UMT itu berlangsung ricuh. Mereka sempat dihadang oleh segerombolan preman. "Sudah jangan aksi di sini. Sana kalian pergi," hardik seorang pria berbaju hitam.

"Bapak siapa? Kami ini mahasiswa UMT. Ini rumah kami. Bapak tidak berhak mengusir kami," jawab para mahasiswa yang menggelar aksi.

Menurut Irfansyah, kelakuan bejat Achmad Badawi sudah berlangsung lama. Hal itupun sudah dilaporkan kepada Badan Pelaksana Harian (BPH) UMT pada 2011.
"Beliau itu sudah pernah disidang oleh BPH UMT, dan menandatangani surat pernyataan di atas materai Rp 6.000, untuk tidak mengulangi perbuatan itu. Tapi ternyata beliau tetap melakukannya," ucapnya.

Menurut Irfansyah, pihak PP Muhammadiyah, selaku organisasi tertinggi Muhammadiyah, harus segera mengambil tindakan konkret. "Kami sudah gusar melihat prilaku pak Badawi," ujarnya.

Setelah beberapa saat melakukan aksi demo, akhirnya perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo diterima pihak rektorat dan BPH UMT. "Laporan ini kami terima, dan akan kami tindaklanjuti. Paling tidak sekitar seminggu untuk memprosesnya," ucap Nasir, Ketua BPH UMT.

Desri Harwen, Purek III UMT, menyatakan bahwa pihaknya juga akan menindaklanjuti tuduhan tersebut. "Semua inikan masih katanya-katanya, belum ada saksi dan bukti konkret," ucapnya.

Menurut Desri, pihak rektorat mengedepankan asas musyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah. "Karena semua ini keluarga besar Muhammadiyah. Jadi semuanya harus sabar, jangan berprasangka buruk dulu," ucapnya.

Mengenai sanksi yang akan dikenakan kepada Achmad Badawi, kata Desri, pihaknya tidak bisa berandai-andai. "Semuanya sudah ada aturan mainnya, dan yang memutuskan PP Muhammadiyah," tandasnya. (DRA)

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill