Connect With Us

Sebabkan Banjir, Tanggul Kali Angke Ditambal Rp100 Juta

| Senin, 23 April 2012 | 21:59

Warga menonton banjir di Ciledug (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG – Paca kebocoran tanggul Kali Angke yang menyebabkan banjir di sejumlah perumahan di Kota Tangerang beberapa lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menggelontorkan dana tak kurang dari Rp100 juta untuk menambal kebocoran tersebut. Pihak DPU pun menjamin, 1-2 tahun kedepan, kebocoran itu tidak terjadi lagi.
 
Kepala Bagian Sumber Daya Air pada DPU Kota Tangerang Suparman Iskandar mengatakan, sebagaimana janjinya saat terjadi kebocoran tanggul Kali Angke yang membanjiri perumahan Pondok Bahar, Pinang Griya, dan Ciledug Indah, pihaknya langsung melakukan penambalan saat air surut, Senin (23/4).
 
“ Ada belasan titik kebocoran yang kami sudah tambal. Tim kami dari Unit Reaksi Cepat 88 langsung terjun ke lokasi untuk menambal semua lubang di tanggul tersebut. Pendanaannya pun kami keluarkan dari APBD untuk pemeliharaan tanggul sebesar Rp100 juta,” kata Suparman saat dihubungi wartawan.
 
Dia menuturkan, kekuatan penambalan sendiri diperkirakan bisa mencapai 1-2 tahun. Sehingga, dengan begitu, rembesan air dari Kali Angke yang selama ini memasuki pemikiman warga bisa berkurang. “Mudah-mudahan tambalannya bisa mengurangi kebocoran dan tidak lagi membanjir perumahan warga,” jelasnya.
 
Lebih lanjut Suparman mengatakan, selain melakukan penambalan dan pemeliharaan, pihaknya juga sudah menyiapkan dana tak kurang dari Rp1 miliar untuk rehab sejumlah turab di aliran kali. Antara lain, aliran kali yang melintasi perumahan Total Persada, Wisma Tajur, Puri Kartika, Pondok Arum, Priuk Jaya, dan Priuk Damai.
 
“Kami juga tidak berharap banjir terus menerpa warga, makanya selalu kami siapkan dana untuk perbaikan, pemeliharaan dan rehab turab maupun tanggul yang sekiranya sudah mengalami kerusakan atau kebocoran,” tandasnya.
 
Sebelumnya diberitakan, belasan titik kebocoran terjadi di sepanjang tanggul Kali Angke yang melintasi perumahan Ciledug Indah, Pondok Bahar, Pinang Griya, dan Duren Villa. Kebocoran itu tidak hanya membuat warga di perumahan tersebut kebanjiran, namun juga membuat warga khawatir, takut-takut turab akan jebol, dan mengakibatkan rumah warga terendam.
 
 Bukan hanya itu, akibat kebocoran tanggul dan rusaknya sejumlah turab, juga kerap membuat akses jalan warga tertutup genangan air hingga 80 centimeter. “Kami akui memang tanggul kita banyak yang butuh perbaikan. Makanya, kami usahakan perbaikan itu cepat dilakukan. Kamu juga sudah meminta bantuan pemerintah pusat agar turut serta melakukan perbaikan tanggul-tanggul di aliran kali yang sudah rusak,” singkat Suparman. (KUN)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

KOTA TANGERANG
Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:31

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang atas terobosan program sekolah swasta gratis yang telah dijalankan di Kota Tangerang.

BANDARA
Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:47

Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill