Connect With Us

Kesbanglinmas Kota Tangerang Diminta Turun Tangan, Terkait Bentrokan di Ciledug

| Minggu, 6 Mei 2012 | 15:00

tawuran (tangerangnews / tangerangnews/rangga)

 
TANGERANG-Terkait bentrokan antar dua Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Sabtu (5/5) malam, yang mengakibatkan empat orang luka-luka, DPRD Kota Tangerang meminta agar Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) untuk menyelesaikan pertikaian tersebut agar bentrokan tidak meluas.

"Kesbanglinmas selaku pembina Ormas di Kota Tangerang harus ada tindakan, kedua pihak harus dibina atau ditegur. Jangan sampai bentrokan meluas," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara, Minggu (6/5).

Aulia juga menghimbau agar masing-masing ormas untuk menahan diri supaya tidak mudah terprovokasi atau diisusupi kepentingan lain. "Kepada pimpinannya, kami berharap melakukan pembinaan kepada anggota-anggotanya. Luruskan niat, karena saya yakin pendirian Ormas-ormas terebut dengan tujuan mulia," ungkapnya.

Sementara Kepala Kesbanglinmas Habibullah menjelaskan, bentrokan yang terjadi semalan itu antara Ormas Forum Betawi Rempuk (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP). Akibat bentrokan tersebut, tiga anggota FBR dan satu anggota PP terluka. "Mereka langsung dilarikan ke RS Sari Asih Ciledug," katanya.

Menurut Habibullah, pihaknya telah sering mengumpulkan Ormas-ormas di Kota Tangerang untuk diberi pembinaan agar bisa menciptakan kerukunan. "Sebelumnya kita sudah kasih arahan. Tapi kadang ormas yang belum terdaftar di Kesbanglinmas seperti PP, itu tidak datang saat pembinaan. Sehingga sulit juga membuat antar ormas ini bersinergi," katanya.

Ia mengatakan, Kesbanglinmas akan mempertemukan ke dua kelompok tersebut untuk menyelesaikan masalah dengan baik. "Kita akan berupaya untuk menciptakan suasana kondusif si Kota Tangerang. Jadi pasti kita akan selesaikan masalah ini agar tidak berkelanjutan," pungkas Habibullah.(RAZ)
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill