Connect With Us

Delapan Napi Anak Tangerang Ikuti UN

| Senin, 7 Mei 2012 | 15:23

Suasana UN di Lapas. (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Delapan orang napi anak pria mengikuti UN tingkat SD, Senin (7/5). Sama seperti siswa SD lainnya, para napi anak itu juga dijaga dengan ketat saat mengikuti UN.

"Delapan orang napi anak yang seharusnya ikut UN, semuanya hadir. Tak ada yang sakit atau izin," ucap Agus Nurhasan, Ketua Panitia UN SD Istimewa di Lapas Anak Pria Tangerang.

Ke delapan napi yang mengikuti UN itu kata Agus, terpaksa harus menjalani di balik jeruji sel karena kasus kriminal yang mereka lakukan. "Ada yang ditahan karena mencuri, narkoba, pelecehan seksual, sampai kasus pembunuhan. Namun karena mereka masih anak-anak, mereka juga punya hak mendapatkan pendidikan meskipun dihukim," ucapnya.

Selama tiga hari, para napi anak itu mengikuti UN SD, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. "Jumlah pengawas ada dua orang yakni dari SD Strada dan SD Bonavita. Jadi biarpun SD Istimewa, ujiannya juga sama dengan SD reguler yang lain," ucap Agus.
Darpin ,12, seorang napi anak yang mengikuti UN, mengaku tidak ada kendala saat menyelesaikan soal Bahasa Indonesia. "Semua sama seperti yang diajarkan. Saya juga sudah belajar, jadi tidak ada hambatan," katanya yang terjerat kasus pelecehan seksual.

Menurut Darpin, setiap napi anak diberi kesempatan mengikuti sekolah di dalam lapas. Seperti dirinya, tinggal melanjutkan sekolahnya yang terbengkalai gara-gara kasus kriminal yang dilakukannya. "Tadinya saya sekolah di SDN Telaga Jaya 2 Kabupaten Karawang," ujarnya yang divonis enam tahun penjara.(DRA)

NASIONAL
Ditkrimsus Polda Metro Jaya Tuntaskan 518 Kasus Sepanjang 2025, Nilai Barbuk Terbesar Capai Rp4,2 Triliun

Ditkrimsus Polda Metro Jaya Tuntaskan 518 Kasus Sepanjang 2025, Nilai Barbuk Terbesar Capai Rp4,2 Triliun

Kamis, 1 Januari 2026 | 22:36

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya menutup tahun 2025 dengan capaian penyelesaian kasus sebanyak 518 perkara. Jumlah tersebut melampaui laporan masuk tahun ini yang sebanyak 383 laporan.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

KAB. TANGERANG
Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:43

Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill