Connect With Us

Pembunuhan Mahasiswi Trisakti karena Harta

| Senin, 14 Mei 2012 | 07:13

mayat wanita yang ditemukan warga. (tangerangnews / indra)

TANGERANG-Motif pembunuhan mahasiswi Trisakti bernama. Suhati Lapopo,22, yang dibuang di Kedauang Baru, Neglasari, Kota Tangerang pada Jumat (11/5) sekitar pukul 11.00 WIB adalah karena korban menolak memberikan harta bendanya kepada pelaku berinisial SS yang juga mahasiswa Trisakti.

"Korban menolak memberikan harta bendanya. Korban dihabisi di kamar kos pelaku, setelah sebelumnya mengaku mau curhat karena pelaku habis ditinggal pacarnya," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana. Pengungkapan kasus ini, setelah polisi melakukan penyelidikan, dengan menanyakan teman terakhir yang bertemu korban.

SS dalam aksinya, mengaku, terdesak kebutuhan ditambah korban yang berteriak ketika berada di dalam kamar kosnya. Setelah korban berteriak, SS justru membunuhnya, dan mensetrumnya berkali-kali. "Korban lalu dibungkus dengan sprei, lalu dimasukan ke dalam karung. Setelah sebelumnya diikat. Dia lalu menyewa kendaraan mobil box dan menyuruh dua buruh bangunan untuk membuang jenazah ke Tangerang," tambahnya. Dalam aksi itu, pelaku berhasil membawa handphone BlackBerry korban, I-mobile dan dompet korban. (DRA)
TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill