Connect With Us

Barang Langka, Harga Gas Merangkak Naik

| Selasa, 29 Mei 2012 | 19:28

Seorang pedagang eceran sedang menjajakan gas elpiji ukuran tiga kilogram. (TN / Ist)

TANGERANG – Kalangan ibu rumah tangga kini makin dipusingkan dengan naiknya sejumlah kebutuhan pokok. Salah satunya adalah gas elpiji ukuran tiga kilogram. Jika di tingkat distributor, harga gas elpiji kini naik sekitar seribu rupiah atau menjadi Rp 14.000 dari harga semula Rp 13.000, maka di tingkat eceran harganya tembus hingga Rp 16.000 pertabung.
 
Naiknya harga gas elpiji ukuran ini diduga karena kurangnya pasokan dari Pertamina. Hal ini diakui oleh sejumlah agen gas elpiji di Kota Tangerang.
 
“Kira-kira sudah dua bulan terakhir pasokan gas berkurang. Kalau biasanya dalam sebulan dua kali pengiriman dengan jumlah 480 tabung, kini dalam dua bulan terakhir ini hanya sekali pengiriman jumlahnya juga hanya 100 tabung,” kata Vonny, agen gas elpiji yang terletak di Jalan Ki Samaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Selasa (28/5).
 
Menurut Vonny, kelangkaan gas ini makin menjadi-jadi seminggu terakhir, pasalnya hingga kemarin, belum ada pengiriman gas 3 kg ke agen miliknya. Lantan barangnya yang langka itulah, maka kenaikan harga gas elpiji berwarna hijau itu tidak bisa dihindarkan. “Ya karena barangnya langka, akhirnya terpaksa harganya naik jadi Rp 14.000,” terang Vonny.
 
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan ketegasan dari Pertamina kapan kondisi ini akan berakhir dan pasokan akan kembali normal.
 
“Saya sudah pesan sejak 3 hari lalu, tapi sampai sekarang belum ada pasokan yang datang. Stok barang juga kian menipis,” kilasnya.
 
Kenaikan harga gas elpiji juga dirasakan Jayadi, salah seorang pengecer gas elpiji di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Lantaran langkanya gas elpiji, ia membanderol harga gaselpiji ukuran 3 kilogram menjadi Rp 16.000.
 
“Soalnya saya beli di agen harganya sudah Rp13.500 pertabung,” katanya.
 
Diakui Jayadi, saat ini pasokan ke tingkat pengecer sudah mulai tersendat, bahkan dalam seminggu bisa tidak ada pengiriman, sedangkan permintaan meningkat.
 
“Barangnya susah, makanya jadi naik. Warga pun kelihatanya terpaksa membeli gas yang harganya tidak lagi ada ukurannya ini,” singkatnya.

Keluhan soal kenaikan harga gas 3 kilogram juga dikatakan Imam Wahidin (33), warga Kelurahan Cipondoh. Menurutnya, untuk saat ini untuk gas 3 kg masih ada dibeberapa warung di tempat tinggalnya, akan tetapi harganya sudah melesat. “Saya kaget, biasanya beli gas Rp14.000 kok sekarang sampai Rp16.000. Informasi yang saya dapat barangnya susah,” keluhnya.(DRA)

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

AYO! TANGERANG CERDAS
Waktunya Fleksibel, Segini Biaya Kuliah di Universitas Terbuka 

Waktunya Fleksibel, Segini Biaya Kuliah di Universitas Terbuka 

Rabu, 14 Mei 2025 | 12:21

Bagi siswa kelas 12 yang berencana kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) namun ingin waktu belajar yang fleksibel, Universitas Terbuka (UT) bisa menjadi pilihan ideal.

BISNIS
Rumor Akuisisi GoTo oleh Grab Picu Kekhawatiran Pendapatan Driver Ojol Berkurang

Rumor Akuisisi GoTo oleh Grab Picu Kekhawatiran Pendapatan Driver Ojol Berkurang

Senin, 12 Mei 2025 | 16:21

Isu merger antara Grab dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali mencuat dan menjadi perhatian serius di kalangan pengemudi ojek online (ojol). Jika kabar tersebut benar, maka GOTO yang saat ini menjadi satu-satunya unicorn asli Indonesia

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Kekerasan dan Pencurian

Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Kekerasan dan Pencurian

Selasa, 13 Mei 2025 | 20:39

Jajaran Polresta Tangerang mengungkap dan menangkap Tersangka, D.F., warga Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, ditetapkan sebagai tersangka pada 8 Mei 2025 setelah gelar perkara berdasarkan bukti cukup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill