Connect With Us

Tujuh Imigran asal Afganistan Kabur dari Hotel Mandala

| Kamis, 30 Agustus 2012 | 17:11

Paspor. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah  

TANGERANG-Sebanyak tujuh dari 23 imigran asal Afganistan dan Iran yang ditampung di Hotel Mandala, Jalan dr. Sitanala, Kota Tangerang diduga kabur, Rabu (22/8).
 
Berdasarkan informasi, ke-23 imigran pergi dari negara asalnya untuk menuju Pulai Christmas Australia, pada Jumat (17/8). Mereka transit di Indonesia, lalu ditangkap aparat Polres Metro Kota Tangerang. Mereka kemudian di tampung di Hotel Mandala.
 
Namun, tujuh imigran ini diduga melarikan diri. Seorang Petugas Imgrasi Kota Tangerang, Salamun diperiksa terkait kaburnya tujuh pengungsi itu. Saat ini ke 16 imigran masih di tamping di 4 kamar Hotel Mandala.
 
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Tangerang Pasaribu membenarkan jika ada warga negara Afganistan dan Iran yang ditampung di Hotel Mandala. Namun, terkait kaburnya tujuh imigran tersebut, Pasaribu enggan menjawabnya.
 
“Ia mereka ditampung disana karena tempat penampungan di Kantor Imigrasi penuh. Kalau yang kabur saya tidak tahu. Lebih baik tanya Kepala Kantor Imigrasi saja,” katanya.
 
Pasaribu menjelaskan, para warga negara Afganitan dan Iran tersebut bukan imigran gelap. Mereka terdaftar sebagai pengungsi di UNHCR PBB. Mereka pergi ke Australia untuk mencari perlindungan. “Negara mereka sedang perang dan tidak aman. Jadi mereka kabur ke negara lain untuk mencari suaka,” terangnya.
 

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill