Connect With Us

KPU : Dua Partai Politik tidak ada di Kota Tangerang

| Sabtu, 3 November 2012 | 09:28

Kantor KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / deddy)

 
 
 
TANGERANG- Verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu 2014 selama tiga hari yang dilakukan oleh KPU Kota Tangerang terhadap susunan pengurus dan kantor kesekretariatan,  dua parpol tidak ditemukan kantor sekretariatnya.
 
"Dari 16 partai politik, kami tidak menemukan dua kantor sekretariat partai politik," ujar Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain kepada wartawan, Sabtu (3/11). 
 
Syafril Elain menjelaskan, verifikasi faktual partai politik dilaksanakan terhadap 16 partai politik sejak Rabu (31/10) sampai dengan Jumat (2/11) dibagi dalam empat tim.
 
Sedangkan dua partai politik yang tidak ditemukan kantor sekretariatnya adalah Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB).
 
Oleh karena tidak ditemukan, kata Syafril, KPU Kota Tangerang tidak dapat melakukan verifikasi faktual terhadap susunan pengurus dan kantor sekretariatan.
 
Dengan kondisi seperti itu, laporan kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Banten yang akan disampaikan terhadap kedua partai poltik menjadi kosong.
 
Sebagaimana diketahui, KPU RI  telah meluluskan 16 partai politik calon peserta Pemilu 2014 dalam proses verifikasi adaministrasi dan selanjutnya diikutsertakan dalam proses verifikasi faktual.
 
Keenam belas partai politik itu yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Kedaualan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB).
 
Syafril menjelaskan, setelah dilaksanakan verikasi faktual susunan kepengurusan dan kantor keskretariatan partai politik akan dilanjutkan dengan verikasi faktual terhadap keanggotaan.
 
"Verifikasi faktual keanggotaan partai politik dilakukan dengan metode sampling acak yang diambil 10 persen dari jumlah foto copy kartu tanda anggota (KTA) yang diterima KPU Kota Tangerang," ungkap Syafril yang juga mantan ketua Panwaslu Kota Tangerang.
 
 
Menurut Syafril, ada perbedaan antara  verifikasi faktual susunan pengurus dengan verifikasi faktual keanggotaan. Kalau verifikasi susunan pengurus partai politik, KPU Kota Tangrang memberitahukan kepada partai politik akan diverifikasi. Sedangkan verifikasi faktual keanggotaan tanpa diberitahukan. "KPU Kota Tangerang melalui petugas langsung datang ke anggota yang akan diverifikasi," tandas Syafril
 

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill