Connect With Us

Penutupan Festival Al Azhom, Rhoma Irama Meriahkan Tabligh Akbar

| Minggu, 25 November 2012 | 00:42

H Rhoma Irama memeriahkan tabligh akbar di hari terakhir Festival Al Azhom, Sabtu (24/11). ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah

 
TANGERANG-H Rhoma Irama memeriahkan tabligh akbar di hari terakhir Festival Al Azhom, Sabtu (24/11), setelah sebelumnya batal tampil pada beberapa waktu lalu. Kehadiranya sekaligus menutup acara festival dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1434 Hijriah.
 
H Rhoma Irama berceramah di panggung utama selama kurang lebih satu jam, hingga Pukul 14.30 WIB. Ribuan pengunjung memadati lokasi untuk mendengarkan secara langsung cerama dari raja dangdut ini.
 
Dalam ceramahnya, H Rhoma menjelaskan tentang makna hijriah. Secara Etimologi, menurutnya hijriah adalah pindah dari suatu tempat ke tempat lain. Tapi secara terminology artinya berpindah dari berkelakuan yang tidak baik menjadi baik.
 
“Jadi, tahun baru Hijriah ini adalah momentum untuk mengintrospeksi diri, kira-kira amalan kita sudah baik atau belum. Barang siapa yang amalannya di tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, berarti dia termasuk orang yang rugi,” ujarnya.
 
Selain itu, H Rhoma juga membicarakan anak yatim. Ia berpesan kepada anak yatim di Kota Tangerang agar jangan rendah hati menyandang status yatim, tapi rajin lah beribadah dan belajar agar bisa menjadi orang yang berguna dan sukses. Rhoma juga berharap agar masyarakat memperhatikan anak-anak yatim.
 
“Allah menitipkan anak-anak yatim untuk kita perhatikan. Allah berfirman, orang yang mendustakan agama adalah orang yang tidak perduli dengan anak yatim,” tukasnya.
 
Sebelumnya, sebanyak 1434 anak yatim se-Kota Tangerang diberikan santunan di Festival Al Azhom. Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah.
 
Menurut Ketua Pelaksana Festival Al Azhom Romi Abidin, pihaknya memilih sebanyak 1434 anak yatim agar jumlahnya sama seperti tahun baru islam yakni 1434 Hijriah. “Dalam menyambut tahun baru islam ini, kita juga ingin berbagi dengan para anak yatim. Mereka berasal dari yayasan yatim piatu yang ada di tiap Kecamatan Kota Tangerang,” jelasnya.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

KAB. TANGERANG
Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:34

Penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 dinilai masih menjadi kendala tersendiri bagi dunia usaha di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill