Connect With Us

Tak Mau Muluk mimpi, HMZ Hanya Ingin Interkasi Berjalan

| Senin, 25 Februari 2013 | 21:11

Harry Mulya Zein (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Sekda Kota Tangerang Harry Mulya Zein (HMZ) menyatakan, dirinya tak ingin memiliki mimpi yang telalu berlebihan jika terpilih menjadi wali kota Tangerang.  Dia menyatakan, lebih ingin pembangunan di Kota Tangerang yang interaksinya berjalan dengan warganya.
 
“Saya pikir interaksi yang terpenting. Saya tidak mau bermimpi muluk, jalani saja dan berinteraksi dengan warga apa yang kurang, suara warga yang terpenting,” ujarnya seusai mengembalikan formulir ke PDIP Kota Tangerang, Senin (25/02).  
 
HMZ mencotohkan, interaksi terpenting adalah bagaimana membangun tanpa menggusur.  Artinya, kata HMZ, masyarakat diajak berpikir. Selain itu, kata HMZ, masyarakat ada  civic education atau  pendidikan ke warganegaraan.
”Disinilah, warga Kota Tangerang harus tahu hak dan kewajibannya. Kita ajak berdialog,” ujarnya.  
 
Konsep kedepan HMZ, dirinya mengaku akan membangun kesetaraan bagi penduduk warga Kota Tangerang. Misalnya, kata dia, soal cluster yang ada di perumahan, HMZ menilai tembok cluster telah membuat diskriminasi. “Ini membuat terhentinya interaksi warga. Ada kecemburuan antar warga,” katanya.

Selain itu, HMZ mengatakan, berobat gratis memang penting, tetapi harus ada perbaikan kampung, baik fisik maupun sumber daya manusianya.

“Produktifitas, ekonominya. Bedah rumah harus bisa dilakukan, anggarannya bisa lintas sektoral, pusat, pemda maupun provinsi. Pajak masyarakat harus dikembalikan ke masyarakat,” katanya.
 
Selain itu HMZ juga melirik keunggulan Kota Tangerang yang memiliki Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, jangan ada lagi saling gengsi dengan pengelola Bandara.
”Kita saling menghomati, jangan bandara dikesanankan sebagai sapi perah. Kita malah harus tahu master plan bandara, duduk bersama. Bandara bagian dari kita, kita bagian dari bandara,” tegasnya.
 
 
HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill