Connect With Us

Toko Emas yang dibobol Maling Rp1,5 M Sudah Pernah Kemalingan

| Selasa, 2 April 2013 | 13:54

Toko emas Anak 71 di Pasar Anyar Kota Tangerang tampak masih tutup dan masih terpasang garis polisi. (tangerangnews / rangga)

 

 
TANGERANG-Toko Emas Anak 71 di Blok D1 No. 19,  Pasar Anyar, Kota Tangerang yang dibongkar pencuri, pada Senin (1/4) dini hari, sebelumnya juga pernah mengelami hal serupa.
 
H Sahlan, pemilik toko mengatakan, pada lima tahun yang lalu, toko miliknya pernah kecurian. Uang hasil transaksi selama satu hari sebesar Rp 30 juta, digasak pelaku. "Yang diambil uang receh hasil penjualan. Modusnya sama, dibongkar juga gembok toko saya," katanya, Selasa (2/4).
 
Menurut Sahlan, selama dia berdagang di Pasar Anyar sejak tahun 1971, cuma tokonya yang disatroni pencuri. Dia pun merasa kecewa dengan pihak keamanan Pasar Anyar. Pasalnya dia kerap membayar retribusi Rp 10 ribu per harinya. "Pasti kecewa lah. Tiap hari bayar uang keamanan, tapi masih kebobolan," tukasnya.
 
Sementara terkait pencurian yang dialaminya pada hari Senin kemarin, pencuri menggasak emas sekitar 3 Kg senilai Rp1,5 miliar dari brangkas yang berada di dalam toko."Ada dua brangkas. Yang dibongkar yang berisi perhiasan toko. Kalau yang satu lagi isinya perhiasan pesanan orang," ujarnya.
 
Sahlan mengaku,  sebelumnya tidak mencurigai ada orang yang mengintai tokonya, karena banyaknya pembeli yang lalu lalang di pasar. Sementara terkait keterlibatan orang dalam, menurut Sahlan hal itu tidak mungkin karena karyawan toko adalah anggota keluarganya. "Karyawan di sini tiga orang, saudara saya semua. Kita pulang dan buka toko sama-sama," katanya.
 
Kepala Pengelola Pasar Anyar Ii Yulianti mengaku,  jumlah personil keamanan memang minim. Ada sebanyak enam petugas tiap shift yang menjaga 800 toko dan lapak. "Memang kurang jumlahnya. Tapi soal keamanan yang mengatur perusahaan outsourching PT Cipta Eka Mandiri. Kedepan akan kita evaluasi dan menambah personil keamanan," tukasnya.(RAZ)
 
OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Pembunuh Wanita Muda di Kontrakan Jurumudi Terungkap, Pelaku Mabuk Perkosa Korban Sebelum Tewas

Pembunuh Wanita Muda di Kontrakan Jurumudi Terungkap, Pelaku Mabuk Perkosa Korban Sebelum Tewas

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:21

Kasus wanita muda berinisial SNA, 21, yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Selasa 11 Agustus 2026, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill