Connect With Us

Dilarang Naik Pesawat gara-gara Rok Mini

EYD | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 07:13

Rok mini jadi penyebab seorang penumpang tak boleh naik pesawat di India (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pernahkah Anda mendengar adanya larangan naik pesawat karena mengenakan rok selutut? Sekilas memang terdengar tidak masuk akal, namun kejadian itu rupanya terjadi di India.

Seorang penumpang wanita dilarang naik pesawat maskapai India IndiGo dari Mumbai menuju New Delhi karena dirinya memakai rok selutut. Rok tersebut dinilai oleh pihak maskapai terlalu pendek dan tidak sopan.

Pihak maskapai mengatakan bahwa wanita itu bisa meneruskan perjalanan dengan menggunakan maskapai India ini jika telah mengganti pakaiannya yang lebih sopan. Tak sedikit penumpang lainnya yang mengajukan protes.

Kendati demikian, pihak maskapai berkilah kalau mereka hanya mengikuti aturan saja. Kejadian ini pun langsung tersebar luas usai diunggah oleh penumpang lain bernama Purabi Das di laman Facebooknya. "Dia tidak diizinkan naik pesawat karena memakai rok selutut yang dianggap tidak sopan, padahal para pramugari mereka juga memakai seragam dengan rok selutut," tulisnya.

Das pun geram karena di bandara tidak ada peringatan bagi wanita yang memakai rok selutut.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill