Connect With Us

Empat Gadis Lelang Keperawanan dengan Alasan Mulia

FER | Jumat, 30 September 2016 | 22:00

Catarina Migliorini (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com- Setiap orang tentu boleh punya keinginan untuk mempunyai harta yang cukup atau bahkan melimpah. Dengan harta itu orang bisa menikmati hidup yang lebih nyaman sesuai keinginan. Sebagian orang juga ingin mempunyai harta untuk tujuan mulia. Misalnya membantu orang lain yang kekurangan.

 

Untuk membantu orang lain bisa dilakukan dengan banyak cara, dari mulai yang sederhana hingga yang paling rumit. Ada juga sebagian orang yang ingin memperoleh uang untuk membantu orang lain dengan cara yang cukup ekstrem: menjual keperawanan.

 

 

Bagi kaum hawa sepatutnya keperawanan adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya. Tapi ada sebagian perempuan yang dengan berbagai alasan tertentu, rela menjual atau melelangnya demi mendapat keuntungan materi.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill