Connect With Us

Jam Hitung Mundur Kiamat Bakal Diatur Ulang Lagi Mulai 28 Januari 2025

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 22 Januari 2025 | 11:19

Ilustrasi jam kiamat atau doomsday clock (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para ilmuwan dari Bulletin of Atomic Scientists (BAS) akan kembali mengatur ulang Jam Kiamat pada 28 Januari 2025. Jam ini sebetulnya merupakan simbolis sekaligus pengingat akan ancaman besar yang mengintai umat manusia, seperti perang, krisis iklim, dan risiko teknologi.  

Melalui laman resminya, BAS mengumumkan bahwa penyesuaian Jam Kiamat tahun ini akan diumumkan pada pukul 10.00 EST atau sekitar pukul 22.00 WIB. Pengumuman ini dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube @BulletinAtomic. 

"Untuk tahun 2025, Bulletin's Science and Security Board (SASB) akan mempertimbangkan berbagai ancaman global dalam pengaturan Jam Kiamat, termasuk proliferasi senjata nuklir, teknologi disruptif seperti kecerdasan buatan, perang Rusia-Ukraina, perang Israel-Hamas, konflik Israel-Hizbullah, ancaman biologis, dan krisis iklim yang berkelanjutan," tulis BAS dalam laman resminya dikutip dari DetikInet, Rabu, 22 Januari 2025.

Untuk diketahui, Jam Kiamat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1947 oleh para ilmuwan di University of Chicago, Amerika Serikat. Sejak saat itu, jam ini berfungsi sebagai simbol peringatan akan risiko bencana global yang diakibatkan oleh manusia. Setiap tahun, para ahli dari BAS menilai berbagai ancaman yang berpotensi membawa dunia menuju kehancuran.  

Sejak tahun 2023, jarum Jam Kiamat berada pada posisi 90 detik menuju tengah malam, yang menandakan titik paling kritis dalam sejarah umat manusia. 

Pada 2024, posisi ini tidak berubah, yang menegaskan bahwa dunia masih berada dalam situasi berbahaya. Faktor-faktor seperti ancaman nuklir, bencana iklim, pandemi, dan perkembangan teknologi yang tidak terkendali terus menjadi penyebab utama kondisi ini.  

Untuk pengaturan ulang Jam Kiamat 2025 para ilmuwan akan memaparkan analisis terbarunya mengenai kondisi global saat ini, sehingga dapat memberikan gambaran seberapa besar ancaman yang dihadapi umat manusia.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill