The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TANGERANGNEWS.com- Sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaah umrah mengalami kecelakaan tragis di Wadi Qudeid, Arab Saudi, pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 13.30 waktu setempat atau 17.30 WIB.
Insiden ini menyebabkan bus terbalik dan terbakar, mengakibatkan enam warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengonfirmasi bahwa KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai kecelakaan yang terjadi sekitar 150 km dari Kota Jeddah.
Menanggapi kejadian tersebut, tim pelindungan WNI segera dikerahkan ke lokasi untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Menurut laporan awal, total WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan ini mencapai 20 orang. Selain enam korban meninggal, 14 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
"Kementerian Luar Negeri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Agensi Umrah yang memberangkatkan para jamaah guna mendapatkan data lengkap para WNI dan keluarga di Indonesia," ujar Judha dikutip dari DetikCom, Jumat, 21 Maret 2025.
Selain itu, Kemlu juga telah menghubungi pihak keluarga korban serta menyampaikan belasungkawa atas musibah ini.
Kemlu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan bekerja sama dengan pihak berwenang di Arab Saudi untuk menangani kasus ini sebaik mungkin.
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TODAY TAGPetugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews