Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com- Sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaah umrah mengalami kecelakaan tragis di Wadi Qudeid, Arab Saudi, pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 13.30 waktu setempat atau 17.30 WIB.
Insiden ini menyebabkan bus terbalik dan terbakar, mengakibatkan enam warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengonfirmasi bahwa KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai kecelakaan yang terjadi sekitar 150 km dari Kota Jeddah.
Menanggapi kejadian tersebut, tim pelindungan WNI segera dikerahkan ke lokasi untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Menurut laporan awal, total WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan ini mencapai 20 orang. Selain enam korban meninggal, 14 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
"Kementerian Luar Negeri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Agensi Umrah yang memberangkatkan para jamaah guna mendapatkan data lengkap para WNI dan keluarga di Indonesia," ujar Judha dikutip dari DetikCom, Jumat, 21 Maret 2025.
Selain itu, Kemlu juga telah menghubungi pihak keluarga korban serta menyampaikan belasungkawa atas musibah ini.
Kemlu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan bekerja sama dengan pihak berwenang di Arab Saudi untuk menangani kasus ini sebaik mungkin.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGArtis dan juga komedian wanita Yenni Rahmawati atau yang kerap disapa Boiyen menggugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan siber berskala besar yang mencatut institusi Kejaksaan Agung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews