Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com- Sebuah bus yang mengangkut rombongan jemaah umrah mengalami kecelakaan tragis di Wadi Qudeid, Arab Saudi, pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 13.30 waktu setempat atau 17.30 WIB.
Insiden ini menyebabkan bus terbalik dan terbakar, mengakibatkan enam warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengonfirmasi bahwa KJRI Jeddah telah menerima informasi mengenai kecelakaan yang terjadi sekitar 150 km dari Kota Jeddah.
Menanggapi kejadian tersebut, tim pelindungan WNI segera dikerahkan ke lokasi untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Menurut laporan awal, total WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan ini mencapai 20 orang. Selain enam korban meninggal, 14 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
"Kementerian Luar Negeri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Agensi Umrah yang memberangkatkan para jamaah guna mendapatkan data lengkap para WNI dan keluarga di Indonesia," ujar Judha dikutip dari DetikCom, Jumat, 21 Maret 2025.
Selain itu, Kemlu juga telah menghubungi pihak keluarga korban serta menyampaikan belasungkawa atas musibah ini.
Kemlu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban dan bekerja sama dengan pihak berwenang di Arab Saudi untuk menangani kasus ini sebaik mungkin.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGErupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah berlangsung menyebabkan abu vulkanik terbawa angin hingga ke sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah cepat untuk mengatasi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Banten di sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews