Connect With Us

Warga Tangsel Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali Terima Santunan Kematian dari Jasa Raharja

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Maret 2024 | 23:57

Penyerahan bantuan santunan dari Jasa Raharja kepada warga Kota Tangsel, keluarga korban tewas dalam kecelakaan bus di Tol Cipali, Selasa 5 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Tangerang Selatan (Tangsel) yang tewas akibat kecelakaan bus rombongan warga Tangsel di Tol Cipali, menerima santunan kematian dari Jasa Raharja.

Santunan itu diserahkan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie kepada ahli waris korban, pada Selasa 5 Maret 2024.

Benyamin menjelaskan korban atas nama Yuyun, mendapatkan santunan yang pertama dari perusahaan Bus Blue Star sebesar Rp25 juta.

Kemudian dari jasa raharja mendapatkan santunan langsung dimasukkan ke dalam rekening atas nama keluarganya sebesar Rp50 juta, untuk melanjutkan kehidupan keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.

Pemkot Tangsel terus memberikan bantuan dan pelayanan yang maksimal kepada seluruh korban, korban tidak perlu khawatir terkait biaya.

"Kami semua layani, nanti juga dikunjungi oleh tim dari Puskesmas kami untuk lanjutannya. Kalau mau dirawat atau ditangani secara medis di Rumah Sakit Pemkot Tangsel, biaya nanti kami koordinasikan dengan Jasa Raharja, tinggal kesembuhannya saja," ujarnya.

Sampai saat ini,  Benyamin menyebut, untuk korban yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra Plumbon Cirebon sekitar 7 korban. Mereka masih mendapatkan pelayanan medis termasuk operasi yang harus dilakukan.

"Di RS Mitra Plumbon masih ada 7 orang karena harus dioperasi, patah tulang dan sebagainya. Kemudian juga yang dirawat di RS Kota Tangsel tinggal 5 orang saja. Semuanya biaya ditanggung Jasa Raharja, kalau ada kelebihan biaya nanti BPJS Kesehatan," ucapnya.

Bersama dengan itu semua, Pemkot Tangsel juga memberikan bantuan sembilan bahan pokok kepada keluarga korban.

Dijelaskan Benyamin penyebab kecelakaan sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan. Tetapi berdasarkan gambaran yang ada bahwa kondisi bus masih sangat baik.

"Saya ngobrol sama supirnya juga, beliau juga kepalanya berdarah-darah begitu kan. Mobilnya sangat sehat, KIR-nya masih ada, dan sebelum digunakan oleh rombongan sini itu sudah digunakan untuk perjalanan luar kota. Tetapi tidak kenapa-kenapa. Selebihnya saya serahkan kepada pihak Polres Cirebon ya," kata Benyamin.

Terakhir, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Tangsel yang akan berpergian ke luar kota bersama rombongannya untuk berkoodinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel, agar memastikan kondisi Bus yang akan digunakan masih laik digunakan.

"Ke depan saya minta bagi masyarakat yang akan perjalanan ke luar daerah apalagi setelah lebaran tuh, banyak yang tour dan sebagainya. Silakan hubungi kami untuk dilakukan pengecekan, dan perusahaan bus juga harus rajin untuk berkonsultasi terkait ramp check dengan Dishub Tangsel," tandasnya.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill