Connect With Us

Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Penanganan Warga Ciputat Timur yang Jadi Korban Kecelakaan Bus Tol Cipali  

Fahrul Dwi Putra | Senin, 4 Maret 2024 | 11:48

Tim medis Dinkes Tangsel mengunjungi salah satu warga Ciputat Timur yang menjadi korban kecelakaan bus di Tol Cipali pada Minggu, 3 Maret 2024 dini hari. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut korban kecelakaan bus di Tol Cipali tidak perlu memikirkan terkait biaya penanganan.

Sebab, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan pihaknya akan menanggung seluruh biaya penanganan korban yang merupakan warga Ciputat Timur.

"Hal yang paling utama adalah bagaimana memastikan korban tertangani dengan baik" ujar Benyamin, Senin, 4 Maret 2024.

Selain itu, pihaknya akan memberikan penanganan lanjutan jika korban ingin pindah perawatan ke Tangsel.

Saat ini, beberapa korban telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih di rawat di IGD di salah satu rumah sakit rujukan.

"Ya kami siapkan nanti Rumah Sakit umum kami apabilan nantinya dibutukan penanganan lanjutan hingga sembuh total," tambahnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel juga telah diinstruksikan untuk segera mengirimkan bantuan dan ambulans, sehingga proses penanganan di rumah sakit dapat berjalan dengan baik.

Kepala Dinkes Tangsel dr. Allin Hendalin mengatakan, 2 tim PSC 119 masing-masing 3 personel dari Dinkes Tangsel sudah di lokasi rumah sakit di Palimanan tempat korban dirawat.

Allin menyebut pihak tim medis dari Dinkes Tangsel akan membantu rumah sakit dalam proses penanganan korban. 

"Kami akan lakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit yang merawat korban," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 61 warga Ciputat Timur, Kota Tangsel menjadi korban dalam kecelakaan bus di Tol Cipali pada Minggu, 3 Maret 2024 dini hari. 

Menurut informasi, satu orang korban berjenis kelamin perempuan dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Pelaku Penyiraman Air Keras Rekan Kerja di Cikupa Diringkus saat Hendak Kabur ke Sumatera

Pelaku Penyiraman Air Keras Rekan Kerja di Cikupa Diringkus saat Hendak Kabur ke Sumatera

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:53

Pelarian AN, 39, pelaku penyiraman air keras terhadap rekan kerjanya di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berakhir di Pelabuhan Merak.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill