Connect With Us

Viral Kondektur Bus Lempar Batu ke Penumpang di Tol Tangerang-Merak

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 9 November 2023 | 16:18

Potongan video aksi kondektur bus hendak melempar batu ke arah penumpukan di Tol Tangerang-Merak, tepatnya di belakang PT PWI Cikande, Kabupaten Serang, Banten. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan keributan antara seorang penumpang dan kondektur bus di Tol Tangerang-Merak, tepatnya di belakang PT PWI Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Dalam video unggahan @infobalaraja, terjadi perselisihan adu mulut antara kondektur bus Asli Prima dengan salah satu penumpang.

Cekcok tersebut bermula ketika kondektur bus tengah menarik ongkos kepada penumpang saat bus melaju di tol Tangerang-Merak arah Jakarta.  

Saat tengah menarik ongkos, salah satu penumpang merasa tidak terima adanya kenaikan tarif Serang-Kalideres Rp 120 ribu.

Padahal, tarif sebelumnya hanya berkisar Rp70 ribu untuk rute Serang-Kalideres. Adu mulut yang terjadi di bus dengan nomor seri bus A 7699 KC itu pun tak terhindarkan.

Perselisihan itu pun sempat direkam oleh salah seorang penumpang lainnya. Menurut perekam video, memang kondektur bus secara sepihak telah menaikkan tarif dari harga normal.

"Saya juga biasanya tujuan Balaraja Rp 12 ribu ini  (menjadi) Rp 20 ribu," ucap perekam video dikutip pada Kamis, 09 November 2023.

Tak lama berselang, diduga penumpang diturunkan paksa di tepi jalan tolo. Sementara, keributan tersebut masih berlanjut.

Kondektur yang berkaos hitam terlihat telah menggenggam sebuah batu besar di tangannya. Makin tersulut emosi, batu itu pun ia lemparkan ke arah kepala penumpang.

Beruntung, aksi nekat itu sempat dihalangi oleh warga lainnya yang mencoba melerai kedua belah pihak.

Melansir dari kompas.com, saat ini kondektur yang ada di dal video telah diberhentikan oleh perusahaan otobus (PO) usai dimintai klarifikasi oleh petugas.

"Pihak PO langsung merespons dengan mengeluarkan surat pemberhentian terhadap kondektur tersebut. Intinya kami tidak mentolerir hal-hal yang merugikan penumpang," kata Kepala Terminal tipe A Pakupatan Serang, Waluyo.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

BANTEN
Pemprov Banten Kucurkan Rp4,8 Miliar Perbaiki Jalan Desa di Pandeglang

Pemprov Banten Kucurkan Rp4,8 Miliar Perbaiki Jalan Desa di Pandeglang

Senin, 20 April 2026 | 20:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan kembali memperbaiki jalan desa di wilayahnya melalui program Banten Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

PROPERTI
Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Paramount Land Ajak Masyarakat Eksplor Properti di Living World Alam Sutera

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill