Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini
Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini viral di media sosial pernyataan kontroversial dari istri pendiri Grab, yakni Chloe Tong.
Melalui inststory di akun pribadinya @chloetong, secara terang-terangan menyatakan kecintaannya terhadap Israel.
Bahkan, menurut Chloe Tong Israel merupakan destinasi wisata liburan favoritnya.
Imbas pernyataan itu, Grab Indonesia turut menjadi bulan-bulanan warganet yang menyerukan boikot dan uninstall aplikasi Grab.
Usai viral, pihak Grab Indonesia melalui keterangan resminya pada Minggu, 05 November 2023, menyatakan sama sekali tidak mendukung tindakan yang melanggar perikemanusiaan dan perikeadilan.
Secara tegas Grab Indonesia menyebut tidak akan mengambil sikap netral melainkan hanya kepada perlindungan kemutlakan hak asasi manusia dan mendukung segala upaya untuk menciptakan perdamaian.
Di samping itu, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenandi mengatakan, pihaknya mendonasikan dana kemanusiaan sebesar Rp3,5 miliar.
Dana kemanusiaan ini nantinya akan diberikan kepada korban di Gaza Palestina yang akan disalurkan melalui platform crowdfunding dan CSR marketplace independen, BenihBaik.com.
Neneng berharap, bantuan donasi ini dapat meringankan penderitaan yang dialami para korban di Gaza Palestina.
"Agar dapat dimanfaatkan sesuai yang dibutuhkan di lapangan," kata Neneng.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TODAY TAGPemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews