Connect With Us

Dibantu Hotman Paris, Sopir Bus Masuk Sungai di Guci Tegal Bebas

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 24 Mei 2023 | 11:26

Romyani, sopir bus terjun ke jurang di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Romyani, sopir bus pariwisata yang membawa rombongan peziarah dari Tangerang Selatan (Tangsel) dibebaskan usai sempat ditetapkan sebagai tersangka lantaran dianggap lalai dalam tragedi kecelakaan di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Ditetapkannya Romyani menjadi tersangka rupanya menarik perhatian dari pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea sehingga tergerak untuk membela sopir bus pariwisata tersebut melalui layanan Hotman 911 yang ia dirikan.

"Terima kasih kepada bapak Kapolda Jawa Tengah dan bapak Kapolres Tegal yang telah memberikan penangguhan penahanan kepada sopir dan kernetnya atas kasus kecelakaan bus jatuh ke sungai di kawasan Guci," ujar Hotman Paris dikutip dari akun Instagram resminya, @hotmanparisofficial pada Rabu, 24 Mei 2023.

Atas bantuan hukum tersebut, Romyani mengucapkan terima kasih kepada Hotman Paris dan timnya karena telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk dapat berkumpul lagi bersama keluarga.

"Terima kasih Hotman Paris telah mengirimkan tim penguasa hukum pak Ahmad Sholeh hingga saat ini saya sudah terbebas dan keluar dari tahanan, terima kasih," ucap Romyani.

Tak hanya itu, kernet bus pariwisata dalam kecelakaan itu juga dibebaskan usai ditetapkan menjadi tersangka, ia pun menghaturkan terima kasih kepada Hotman Paris beserta tim.

Selain kepada Hotman Paris, Romyani juga mengucapkan terima kasih kepada netizen yang telah memviralkan penetapan dirinya menjadi tersangka sehingga menjadi jalan bagi dirinya dan kernet dapat terbebas.

"Assalamualaikum, terima kasih saya ucapkan untuk para netizen, berkat dukungan dan doa support saya, Alhamdulilah saya sudah bisa keluar hari ini, penangguhannya dikabulkan," kata Romyani.

Romyani mengaku sangat bahagia atas pembebasan tersebut. Bahkan, dirinya sampai tidak bisa tidur dan lupa untuk makan.

"Perasaannya bahagia banget, sampai makan aja lupa semua lupa sampai semalam tidak bisa tidur, untuk netizen terima kasih dukungannya," pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pihak kepolisian resmi menetapkan Romyani selaku sopir bus pariwisata dan AY si kernet dalam insiden kecelakaan bus masuk sungai sebagai tersangka lantaran dinilai lalai karena meninggalkan bus dalam keadaan mesin masih menyala sehingga menyebabkan jatuhnya korban sebanyak 37 orang peziarah dari Tangsel, yang dua diantaranya dikabarkan meninggal dunia.

"Mereka berdua kita kenakan Pasal 359 terkait kelalaian yang bersangkutan. Karena pada saat kejadian, yang bersangkutan, mereka berdua atau salah satunya tidak ada di ruang kemudi," kata AKBP Muhammad Sajarod Zakun, Kapolres Tegal.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill