Connect With Us

36 Warga Serpong Jadi Korban Bus Masuk Jurang di Guci Tegal

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Mei 2023 | 10:29

Jenazah korban bus masuk jurang di Guci, Kabupaten Tegal, dipulangkan ke Tangsel menggunakan ambulans dari Pemkot (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 36 warga Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban dalam insiden bus masuk jurang di jalur Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, 7 Mei 2023.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, awalnya rombongan berjumlah 107 orang yang dipisah menjadi dua bus dengan masing-masing berisi 54 dan 53 orang.

"Jadi yang alami kecelakaan itu bis pertama yang berisi 54 orang. Dari 54 orang itu tidak semua berada di dalam bus, karena kejadian kecelakaan tersebut saat bus sedang istirahat, jadi ada yang buang air kecil, makan dan segala rupa," ujar Benyamin.

Sedangkan, sebanyak 36 orang masih di dalam bus sehingga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Tercatat, satu orang dikabarkan meninggal dunia, 30 orang luka ringan hingga sedang, dan 5 orang mengalami luka berat.

"Yang luka ringan dan sedang, rata-rata lukanya lecet, sobek, dan kemudian karena benturan dengan benda karena busnya terguling, ada juga yang patah tangan dan kaki," terangnya.

Untuk itu, kata Benyamin, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah menyiapkan dua Rumah Sakit untuk menangani perawatan lanjutan bagi korban.

Pasalnya, terdapat beberapa kondisi korban yang mengalami cedera di bagian kepala akibat benturan keras, sehingga membutuhkan penanganan CT-scan.

"Jadi nanti yang masih butuh perawatan lanjutan itu akan ditangani RSU Pamulang dan RSU Serpong Utara," katanya.

Sementara itu, korban meninggal dunia atas nama Maja, 60, telah dibawa menuju rumah duka atas permintaan keluarga.

"Satu mobil jenazah memang keluarga minta untuk segera dibawa ke Tangsel," pungkasnya.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill