Connect With Us

Ditinggal Sopir Ngopi, Bus Pariwisata yang Bawa Penumpang dari Tangsel Terjun Bebas ke Jurang di Guci Tegal

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 7 Mei 2023 | 14:27

Tangkapan layar detik-detik evakuasi korban bus pariwisata yang membawa rombangan peziarah dari Tangsel terjatuh di Guci, Kabupaten Tegal, pada Minggu, 7 Mei 2023 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sebuah bus pariwisata berwarna merah terjun ke jurang di jalur Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu 7 Mei 2023.

Melansir dari tribunnews.com, bus tersebut tengah membawa rombongan peziarah dari Masjid Baitul Hanif, Perumahan Graha Raya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Diketahui rombongan tersebut tengah melakukan perjalanan ziarah dengan tujuan ke Cirebon, Pemalang, Guci, kemudian ke Pekalongan menggunakan dua bus, yang salah satunya mengalami insiden terjun ke jurang.

Dari video yang beredar, terlihat bus tersebut melaju dan terjun bebas ke jurang ekat jembatan yang terletak di jalur wisata Guci, di bawah pasar dengan area sungai yang dipenuhi bebatuan besar. Warga di sekitar lokasi pun berteriak histeris menyaksikan peristiwa tersebut.

Menurut penuturan salah satu warga sekitar, Hidayat, saat itu bus tengah bersiap untuk melanjutkan perjalanan dari wilayah Guci ke tujuan selanjutnya. Bus pun telah dipanaskan, sementara sopi meminum kopi di salah satu warung di sekitar lokasi.

"Bus di-panasi (memanaskan mesin), penumpang sudah naik, sopir lagi ngopi. Tidak tahu di-hand rem atau tidak. Tapi ada ganjal, sepertinya bus lompat (terus melaju) dan masuk jurang," kata Hidayat.

Belum diketahui pasti, berapa jumlah penumpang yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Namun, sekitar 50 orang yang terdiri dari anak-anak dan dewasa tak sadarkan diri atau pingsan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan adanya peristiwa kecelakaan bus tersebut.

Kombes Iqbal mengabarkan, saat ini para korban telah dilarikan ke fasilitas kesehatan Puskesmas terdekat untuk menjalani penanganan medis.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

KOTA TANGERANG
Sebelum Semegah Sekarang, Lokasi Berdirinya Masjid Raya Al-A’zhom Dulunya Bekas Kandang Kerbau

Sebelum Semegah Sekarang, Lokasi Berdirinya Masjid Raya Al-A’zhom Dulunya Bekas Kandang Kerbau

Senin, 20 Juli 2026 | 07:20

Kemegahan Masjid Raya Al-A’zhom yang menjadi salah satu ikon Kota Tangerang ternyata menyimpan sejarah panjang yang tak banyak diketahui masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill