KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com - Bus pariwisata yang ditumpangi rombongan penumpang asal Tangsel terguling lantaran kondisi jalan di perlintasan Jalan Raya Subang yang menurun dan berkelok.
Kasat Lantas Polres Subang AKP Budhy Hendratno menjelaskan, kejadian itu bermula pada saat bus bernopol F-7959-AA yang dikendarai Amirudin, 32, melintas dari arah Bandung menuju Subang.
"Penumpangnya usai berwisata di Tangkuban Perahu. Dan para penumpang berasal dari Tangerang Selatan," ujarnya.
Sewaktu melintas di Jalan Raya Subang, sang sopir bus pun kehilangan kendali lantaran jalan yang dilintasinya berkelok.
"Jalannya turunan dan berkelok, tidak terkendali dan menabrak sepeda motor Honda Beat," terang Budhy.
Kemudian, lanjut Budhy, bus tersebut juga menabrak tebing yang berada di sebelah kiri jalan hingga terguling.
"Langsung nabrak tebing sebelah kiri jalan lalu terguling," ucapnya.
Menurut Budhy, kondisi sang sopir mengalami luka ringan. Sementara pengendara sepeda motor yang belum teridentifikasi tewas di tempat.
Peristiwa tersebut mengakibatkan 25 penumpang meninggal dunia, 8 penumpang lainnya mengalami luka berat, dan 10 penumpang lagi luka ringan.
"Korban meninggal dunia sebanyak 25 orang belum teridentifikasi," ujarnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews